Darurat Kecanduan Gadget Anak, Yayasan Pendidikan ABANA Gaungkan “Detoks Digital” dari Semarang

redaksi

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan |Teguh Dan Yogie 
SEMARANG | JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM Di tengah derasnya arus digital yang kian menggerus pola tumbuh kembang anak, Yayasan Pendidikan ABANA mengambil langkah tegas. Melalui program edukasi “Detoks Digital”, yayasan ini menyuarakan perlawanan terhadap kecanduan gadget pada anak usia dini—fenomena yang kini dinilai sudah berada di level mengkhawatirkan.

Kegiatan yang digelar di kompleks Yayasan Pendidikan ABANA, Semarang, Sabtu (25/1/2026), menjadi alarm keras bagi para orang tua dan pemangku kepentingan pendidikan. Pasalnya, penggunaan gadget tanpa kontrol disebut berpotensi merusak kesehatan fisik dan mental anak sejak usia sangat muda.

Ketua Pembina Yayasan Pendidikan ABANA, Heni Setyowati, S.Ag., menegaskan bahwa teknologi digital tidak bisa dihindari, namun kelalaian orang tua dalam pengawasan bisa menjadi bumerang serius bagi masa depan anak.
“Gadget bukan musuh, tapi jika dibiarkan tanpa batas dan pendampingan, anak-anak bisa kehilangan kemampuan sosial, mengalami gangguan kesehatan, bahkan kecanduan. Ini bukan isu sepele,” tegas Heni dalam sambutannya.

Menurut Heni, dampak kecanduan gadget tidak hanya sebatas gangguan mata atau postur tubuh, tetapi juga menyentuh aspek psikologis, seperti menurunnya kemampuan komunikasi langsung, mudah cemas, hingga ketergantungan emosional pada layar digital.

Acara yang dihadiri puluhan orang tua, wali murid, dan tokoh masyarakat ini juga mengungkap tanda-tanda awal kecanduan gadget pada anak, mulai dari tantrum saat gadget diambil, sulit fokus pada aktivitas non-digital, hingga menarik diri dari interaksi sosial.
Sebagai solusi nyata, Yayasan Pendidikan ABANA tidak hanya berhenti pada wacana. Edukasi Detoks Digital dikemas dengan pendekatan praktis dan aplikatif, seperti:

pembatasan waktu layar secara konsisten,
penguatan aktivitas kreatif non-gadget,
permainan tradisional,
hingga keteladanan orang tua dalam penggunaan gadget di rumah.

Menariknya, kegiatan ini juga disertai lomba mewarnai sebagai simbol pengalihan anak dari dunia layar menuju aktivitas motorik dan kreativitas alami.

“Detoks digital tidak bisa instan dan apalagi dipaksakan. Pendekatan bertahap dan penuh empati jauh lebih efektif,” ujar salah satu pemateri dalam sesi edukasi.

Yayasan Pendidikan ABANA menegaskan komitmennya untuk terus menjadi garda depan dalam perlindungan tumbuh kembang anak usia dini. Program serupa akan digelar secara berkelanjutan sebagai bagian dari gerakan pendidikan ramah anak dan berorientasi masa depan.

“Kami ingin anak-anak tumbuh sehat, cerdas, dan melek teknologi—bukan diperbudak teknologi,” pungkas Heni.

Langkah ABANA ini menjadi tamparan halus bagi semua pihak: jika kecanduan gadget terus dibiarkan, siapa yang akan menanggung dampaknya di masa depan?

Berita Terkait

Rutan Demak Deklarasikan Perang terhadap HALINAR, Tegaskan Komitmen Bersih dari Narkoba dan Penipuan
Gandeng TNI-Polri ”  Lapas Purwodadi Pastikan Zero Handphone, Narkoba dan Penipuan
Elevasi Curam dan Truk Bertonase Besar Picu Risiko Kecelakaan Silayur, Pemkot Semarang Perkuat Pengendalian Jalan
Lapas Purwodadi Gandeng IPWL Al Ma’laa, Program Pasca Rehabilitasi Fokus Cetak Warga Binaan Produktif
Gudang Rosok di Tengah Permukiman Pabelan Disorot, Warga Minta Pemkab Bertindak Tegas
Rutan Salatiga Gandeng Kelurahan” Program Desa Binaan Jadi Jalan Baru Pembinaan Warga Binaan
Dari Balik Jeruji ” 25 Warga Binaan Rutan Salatiga Asah Skill Batik untuk Masa Depan Mandiri!
Rutan Salatiga Tertibkan Data WBP : NIK Diverifikasi, Biometrik Direkam Demi Bekal Kembali ke Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:39

Rutan Demak Deklarasikan Perang terhadap HALINAR, Tegaskan Komitmen Bersih dari Narkoba dan Penipuan

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:46

Gandeng TNI-Polri ”  Lapas Purwodadi Pastikan Zero Handphone, Narkoba dan Penipuan

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:29

Elevasi Curam dan Truk Bertonase Besar Picu Risiko Kecelakaan Silayur, Pemkot Semarang Perkuat Pengendalian Jalan

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:12

Lapas Purwodadi Gandeng IPWL Al Ma’laa, Program Pasca Rehabilitasi Fokus Cetak Warga Binaan Produktif

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:31

Gudang Rosok di Tengah Permukiman Pabelan Disorot, Warga Minta Pemkab Bertindak Tegas

Kamis, 30 April 2026 - 11:58

Rutan Salatiga Gandeng Kelurahan” Program Desa Binaan Jadi Jalan Baru Pembinaan Warga Binaan

Rabu, 29 April 2026 - 09:54

Dari Balik Jeruji ” 25 Warga Binaan Rutan Salatiga Asah Skill Batik untuk Masa Depan Mandiri!

Selasa, 28 April 2026 - 12:47

Rutan Salatiga Tertibkan Data WBP : NIK Diverifikasi, Biometrik Direkam Demi Bekal Kembali ke Masyarakat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!