Laporan |M.Supadi
SEMARANG | JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM
Polrestabes Semarang mengerahkan 776 personel gabungan untuk mengamankan pertandingan panas Liga 2 Pegadaian Championship antara PSIS Semarang kontra Persela Lamongan, Sabtu malam (24/1/2026). Pengamanan besar-besaran ini dilakukan guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas dan memastikan laga berjalan aman serta kondusif.
Ratusan personel tersebut merupakan gabungan kekuatan Polrestabes Semarang, diperkuat Polres Semarang, Polres Kendal, Polres Demak, serta dukungan Polda Jawa Tengah melalui unsur Ditsamapta dan Satuan Brimob. Pengamanan dilakukan secara berlapis, mulai dari ring luar stadion, pintu masuk, tribun penonton, hingga jalur kedatangan dan kepulangan suporter.
Langkah pengamanan ekstra ini bukan tanpa alasan. Laga PSIS melawan Persela dikenal memiliki catatan rivalitas historis, sehingga berpotensi memicu euforia berlebihan dan gesekan antarsuporter apabila tidak diantisipasi secara maksimal.
Sebagai langkah preventif, panitia pelaksana secara tegas tidak membuka penjualan tiket bagi suporter tim tamu. Kebijakan tersebut diambil demi menjaga stabilitas keamanan serta menghindari potensi konflik di dalam maupun luar stadion.
Kasihumas Polrestabes Semarang menegaskan bahwa pengamanan pertandingan sepak bola merupakan tanggung jawab bersama, bukan semata tugas kepolisian.
“Kami mengedepankan pengamanan humanis namun tegas. Dengan sinergi antara aparat, panitia, dan suporter, kami ingin memastikan pertandingan berlangsung aman, tertib, dan bebas dari gangguan keamanan,” tegasnya.
Sementara itu, panitia pelaksana bersama perwakilan kelompok suporter menyatakan komitmen penuh untuk menjaga ketertiban dan mematuhi seluruh regulasi stadion. Koordinasi intensif dengan kepolisian dinilai sangat membantu, mulai dari pengaturan arus penonton, pengamanan tribun, hingga skema penanganan kondisi darurat.
Dengan pengamanan terpadu dan kesiapsiagaan aparat, laga PSIS Semarang vs Persela Lamongan diharapkan dapat berlangsung lancar, sportif, dan aman, sekaligus menjadi hiburan positif bagi masyarakat Kota Semarang.(..)






