Laporan | Kang Adi
Kab.Semarang |Jejakkasusindonesianews.com Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Jambu–Ambarawa, tepatnya di tikungan Kalimalang, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Insiden ini melibatkan sepeda motor dan sebuah truk dump, mengakibatkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, S.TK., S.IK., CPHR, membenarkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Korban meninggal dunia merupakan pembonceng sepeda motor.
“Korban meninggal dunia adalah pembonceng sepeda motor. Sedangkan pengemudi mengalami luka-luka dan telah dibawa ke RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo Ambarawa untuk mendapatkan perawatan medis,” jelas AKP Lingga dalam keterangan tertulis.

Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Semarang, Iptu Handriani, S.E., M.M., mengungkapkan kronologi awal kejadian. Sepeda motor bernomor polisi K 3021 BEC yang dikemudikan Fairuz (21), warga Kabupaten Jepara, melaju dari arah Magelang menuju Ambarawa.
“Sesampainya di tikungan Kalimalang dengan kondisi jalan menurun, pengendara sepeda motor diduga terlalu melambung dan melampaui marka jalan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan muncul truk dump bernomor polisi H 9657 NA yang dikemudikan M. Roky (23), warga Kabupaten Demak,” jelasnya.
Akibat jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari. Sepeda motor menabrak bagian depan kanan truk dump. Dalam kejadian tersebut, pembonceng sepeda motor Dimas (18), warga Kabupaten Jepara, meninggal dunia di tempat kejadian.
Terkait dugaan apakah sepeda motor melambung karena hendak mendahului kendaraan lain, pihak kepolisian menyatakan masih melakukan pendalaman.
“Penyebab pasti masih dalam penyelidikan. Kami telah memintai keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian. Untuk pengendara sepeda motor belum dapat dimintai keterangan karena masih menjalani perawatan medis,” pungkas Iptu Handriani.
Polres Semarang mengimbau para pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, terutama saat melintasi jalur menurun dan tikungan tajam, serta mematuhi marka jalan demi keselamatan bersama.(..)






