MBG Berubah Jadi Maut! 803 Warga Grobogan Keracunan Massal, Ratusan Pelajar Tumbang

redaksi

Jumat, 16 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GROBOGAN | Jejakkasusindonesianews.com —
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sejatinya bertujuan meningkatkan kesehatan justru berubah menjadi bencana kesehatan massal di Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan.

Sebanyak 803 orang dilaporkan mengalami gejala keracunan usai menyantap menu MBG yang dibagikan pada Jumat (9/1/2026).
Data mengejutkan tersebut disampaikan langsung Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Grobogan, Djatmiko, kepada wartawan pada Selasa (13/1/2026).

“Total ada 803 orang terdampak. Ini bukan angka kecil dan sedang kami tangani secara serius,” tegasnya.

Dari ratusan korban tersebut, 115 orang sempat dirawat inap akibat kondisi yang cukup parah. Meski sebagian telah dipulangkan, 54 pasien hingga kini masih menjalani perawatan intensif di sejumlah fasilitas kesehatan.
“Hari ini 61 pasien sudah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang, namun sisanya masih dirawat,” imbuh Djatmiko.

Mual, Muntah, Diare Massal — Sekolah Lumpuh
Insiden ini bermula beberapa jam setelah menu MBG dikonsumsi. Gelombang keluhan mual, muntah, dan diare langsung menyerang warga, mayoritas pelajar. Dampaknya, banyak siswa terpaksa absen sekolah pada Sabtu (10/1/2026) karena kondisi fisik yang melemah

“Laporan pertama kami terima Jumat malam. Puluhan siswa mengalami gejala serupa. Keesokan harinya kami turun ke lapangan dan mendapati banyak bangku sekolah kosong,” ungkap Djatmiko.

Situasi tersebut sempat memicu kepanikan orang tua dan pihak sekolah, mengingat program MBG selama ini diklaim aman dan terstandar.
Sampel Makanan Diperiksa, Penyebab Masih Misterius

Hingga kini, penyebab pasti keracunan massal masih dalam penyelidikan. Tim Dinkes Grobogan telah mengamankan sampel makanan untuk diuji di laboratorium guna mendeteksi kemungkinan kontaminasi bakteri, zat berbahaya, atau kesalahan proses pengolahan.
“Kami masih menunggu hasil uji laboratorium. Semua kemungkinan sedang kami telusuri,” tegasnya.

Kasus ini menjadi tamparan keras bagi pelaksanaan program MBG di daerah dan memunculkan pertanyaan serius soal pengawasan, standar kebersihan, serta tanggung jawab penyedia makanan.

Jejakkasusindonesianews.com akan terus mengawal perkembangan kasus ini hingga tuntas.
Keselamatan warga tidak boleh dikorbankan atas nama program apa pun.

[Suprapto]

Berita Terkait

Ledakan Mercon di Pituruh Hancurkan Rumah, 5 Warga Luka Bakar,Polisi Turun Tangan
Diduga Korsleting Mesin, Mobil Warga Semarang Ludes Terbakar di Tengah Tol
Brutal! Lawan Polisi dan Rampas Barang Bukti Saat Razia, 4 Pemuda Kudus Terancam 15 Tahun Penjara
Petasan Maut Meledak Jelang Takbiran di Semarang: Bocah 9 Tahun Tewas, Rumah Hancur
Si Jago Merah Ngamuk di Tengaran, Usaha Oven Kayu Terbakar” Kerugian Tembus Rp50 Juta
Lagi! Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Sungai, DP3KB Semarang Serukan Gerakan Empati Massal
Sadis! Bayi Perempuan Dibuang di Sungai Senjoyo, Warga Boto Bancak Dibuat Geger
Tragis! Bayi Prematur Dibuang Dalam Kaleng Bekas Roti di Sungai Leyangan, Polisi Buru Pelaku

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 13:48

Diduga Korsleting Mesin, Mobil Warga Semarang Ludes Terbakar di Tengah Tol

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:31

Brutal! Lawan Polisi dan Rampas Barang Bukti Saat Razia, 4 Pemuda Kudus Terancam 15 Tahun Penjara

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:43

Petasan Maut Meledak Jelang Takbiran di Semarang: Bocah 9 Tahun Tewas, Rumah Hancur

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:04

Si Jago Merah Ngamuk di Tengaran, Usaha Oven Kayu Terbakar” Kerugian Tembus Rp50 Juta

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:12

Lagi! Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Sungai, DP3KB Semarang Serukan Gerakan Empati Massal

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:55

Sadis! Bayi Perempuan Dibuang di Sungai Senjoyo, Warga Boto Bancak Dibuat Geger

Senin, 16 Maret 2026 - 16:14

Tragis! Bayi Prematur Dibuang Dalam Kaleng Bekas Roti di Sungai Leyangan, Polisi Buru Pelaku

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:57

Konsleting Motor Picu Kebakaran, Rumah Triningsih di Kaliwungu dan Dua Motor Ludes Dilalap Api

Berita Terbaru

error: Content is protected !!