Tanah Longsor Terjang Rahtawu Kudus, Tebing 10 Meter Ambrol, Tiga Rumah Warga Terancam!!

redaksi

Minggu, 11 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUDUS | Jejakkasusindonesianews.com – Bencana alam tanah longsor kembali melanda wilayah pegunungan Kabupaten Kudus. Kali ini, longsor terjadi di Dukuh Semliro, Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Minggu (11 Januari 2026) sekitar pukul 07.00 WIB, akibat curah hujan tinggi yang mengguyur kawasan tersebut selama beberapa hari terakhir.

Peristiwa ini mengakibatkan tiga rumah warga terdampak, setelah material longsoran dari tebing setinggi sekitar 10 meter ambrol dan menimpa bagian belakang salah satu rumah.
Kapolsek Gebog AKP Siswanto menjelaskan, sebelum kejadian warga sempat melihat retakan tanah di depan rumah yang terus bergerak, sehingga mereka langsung menyelamatkan diri bersama seluruh anggota keluarga.

“Warga melihat tanah mulai retak dan bergerak. Mereka segera keluar rumah untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar AKP Siswanto.Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp30 juta akibat kerusakan bangunan dan tertimbunnya material longsor.

Mendapat laporan dari masyarakat, jajaran Polsek Gebog bersama TNI, relawan tanggap bencana, pemerintah desa, dan warga setempat langsung bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan pengecekan, membantu evakuasi, serta membersihkan material longsoran secara gotong royong.

“Prioritas kami adalah keselamatan warga dan mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan,” tegasnya.Akses jalan desa yang sempat tertutup material longsor kini sudah dapat dilalui kembali, meski aparat tetap mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat hujan deras.

Pihak kepolisian juga meminta masyarakat yang tinggal di wilayah perbukitan dan rawan longsor untuk segera melapor apabila menemukan tanda-tanda pergerakan tanah, guna mencegah jatuhnya korban pada kejadian serupa di kemudian hari.

[Hartono K]

Berita Terkait

Ledakan Mercon di Pituruh Hancurkan Rumah, 5 Warga Luka Bakar,Polisi Turun Tangan
Diduga Korsleting Mesin, Mobil Warga Semarang Ludes Terbakar di Tengah Tol
Brutal! Lawan Polisi dan Rampas Barang Bukti Saat Razia, 4 Pemuda Kudus Terancam 15 Tahun Penjara
Petasan Maut Meledak Jelang Takbiran di Semarang: Bocah 9 Tahun Tewas, Rumah Hancur
Si Jago Merah Ngamuk di Tengaran, Usaha Oven Kayu Terbakar” Kerugian Tembus Rp50 Juta
Lagi! Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Sungai, DP3KB Semarang Serukan Gerakan Empati Massal
Sadis! Bayi Perempuan Dibuang di Sungai Senjoyo, Warga Boto Bancak Dibuat Geger
Tragis! Bayi Prematur Dibuang Dalam Kaleng Bekas Roti di Sungai Leyangan, Polisi Buru Pelaku

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 13:48

Diduga Korsleting Mesin, Mobil Warga Semarang Ludes Terbakar di Tengah Tol

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:31

Brutal! Lawan Polisi dan Rampas Barang Bukti Saat Razia, 4 Pemuda Kudus Terancam 15 Tahun Penjara

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:43

Petasan Maut Meledak Jelang Takbiran di Semarang: Bocah 9 Tahun Tewas, Rumah Hancur

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:04

Si Jago Merah Ngamuk di Tengaran, Usaha Oven Kayu Terbakar” Kerugian Tembus Rp50 Juta

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:12

Lagi! Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Sungai, DP3KB Semarang Serukan Gerakan Empati Massal

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:55

Sadis! Bayi Perempuan Dibuang di Sungai Senjoyo, Warga Boto Bancak Dibuat Geger

Senin, 16 Maret 2026 - 16:14

Tragis! Bayi Prematur Dibuang Dalam Kaleng Bekas Roti di Sungai Leyangan, Polisi Buru Pelaku

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:57

Konsleting Motor Picu Kebakaran, Rumah Triningsih di Kaliwungu dan Dua Motor Ludes Dilalap Api

Berita Terbaru

error: Content is protected !!