Kab.Semarang | Jejakkasusndonesianews.com Jalur utama penghubung Semarang–Solo sempat mengalami gangguan serius pada malam hari setelah sebuah pohon besar tumbang di wilayah Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Batang dan ranting pohon menutup sebagian badan jalan, mengakibatkan arus lalu lintas tersendat dan kendaraan mengular dari dua arah.
Menanggapi kejadian tersebut, petugas kepolisian bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Semarang, relawan, serta masyarakat setempat langsung turun ke lokasi. Mereka bahu-membahu melakukan pengamanan, pengaturan lalu lintas, dan pembersihan material pohon yang menghalangi badan jalan.

Di tengah kondisi malam dan cuaca yang kurang bersahabat, petugas mengatur kendaraan secara bergantian, khususnya kendaraan besar dan sepeda motor, agar tetap dapat melintas dengan aman selama proses evakuasi berlangsung. Personel Damkar tampak sigap memotong dan mengevakuasi batang serta ranting pohon menggunakan peralatan khusus.
Berdasarkan informasi di lapangan, pohon tumbang diduga akibat cuaca ekstrem disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Semarang.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” ujar Kapolsek Tengaran AKP Budiono saat dikonfirmasi awak media.
Meski tidak menelan korban, peristiwa ini menjadi peringatan bagi pengguna jalan agar lebih berhati-hati, terutama saat melintas pada malam hari dan di jalur rawan pohon tumbang ketika cuaca ekstrem.
Hingga seluruh proses evakuasi selesai dan badan jalan kembali bersih, petugas gabungan Damkar, kepolisian, relawan, dan masyarakat tetap bersiaga, memastikan arus lalu lintas kembali normal serta keselamatan pengguna jalan terjaga.
Pewarta : Nyoto S






