Laporan|Witriyani
SALATIGA |JEJAKKASUSINDONESANEWS.COM – Program pemerintah bertajuk Koperasi Merah Putih (KMP) kembali ditegaskan agar bukan sekadar formalitas administratif, melainkan benar-benar menjadi mesin penggerak ekonomi rakyat. Komitmen itu ditunjukkan langsung oleh Danrem 073/Makutarama Kolonel Arm Ezra Nathanael, bersama Dandim 0714/Salatiga Letkol Inf Guvta Alugoro Koedoes dan Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan, SpOG, dengan meninjau pembangunan gedung KMP di Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Selasa (30/12/2025).
Tak hanya melihat progres fisik bangunan, Danrem menegaskan target utama koperasi adalah segera beroperasi, bukan berlarut-larut dalam tahapan pembangunan tanpa kepastian manfaat bagi masyarakat.
“Koperasi Merah Putih ini program pemerintah. Jangan lambat. Pembangunan harus dipercepat dan koperasi harus segera berjalan,” tegas Kolonel Ezra di lokasi.
Ia menekankan, koperasi di tingkat desa dan kelurahan wajib berbasis potensi lokal, bukan diseragamkan. Mulai dari perdagangan sembako, peternakan, distribusi elpiji, hingga sektor produktif lain yang benar-benar dibutuhkan warga.
Lebih jauh, Danrem memastikan TNI tidak sekadar hadir simbolik, melainkan siap mengawal, mendorong, dan mengawasi agar koperasi tidak mati suri.
“TNI akan terus mendukung penuh Koperasi Merah Putih di wilayah binaan Korem 073/Makutarama,” tandasnya.
Sementara itu, Dandim 0714/Salatiga Letkol Inf Guvta Alugoro Koedoes mengungkapkan bahwa hingga akhir Desember 2025, Koperasi Merah Putih telah terbentuk di 181 desa dan kelurahan di wilayah Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Namun, ia mengakui tidak semuanya sudah operasional, karena sebagian masih terkendala pembangunan fisik dan kesiapan manajemen.
Di sisi lain, Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor, agar koperasi tidak hanya berdiri, tetapi hidup dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
“Koperasi ini harus menjadi wadah pemberdayaan ekonomi warga, bukan sekadar proyek seremonial,” ujarnya tegas.
Dari tingkat kelurahan, Lurah Tegalrejo Herry Ponco, didampingi Ketua Koperasi Kelurahan Merah Putih Tegalrejo Hari Sarwono,
menyatakan kesiapan pihaknya dalam pembangunan kantor koperasi. Ia berharap KMP mampu menggerakkan roda ekonomi warga secara berkelanjutan, bukan sesaat.
Pesan yang disampaikan jelas:
Koperasi Merah Putih harus bekerja, bukan sekadar berdiri. Harus menghidupi rakyat, bukan hanya menghabiskan anggaran.






