Remisi Natal di Rutan Salatiga: 8 Narapidana Dapat Pengurangan Hukuman, Ini Syaratnya

redaksi

Kamis, 25 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | Witriyani

SALATIGA |JKI – Negara kembali memberikan hak pengurangan masa pidana kepada narapidana beragama Kristen dan Katolik di momen Hari Raya Natal 2025.

Sebanyak delapan narapidana Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salatiga resmi menerima Remisi Khusus Natal setelah dinilai memenuhi ketentuan hukum yang berlaku.

Kepala Rutan Salatiga, Anton Adi Ristanto, menegaskan bahwa remisi bukanlah hadiah semata, melainkan hak warga binaan yang diberikan secara selektif dan berbasis evaluasi perilaku.

“Remisi hanya diberikan kepada narapidana yang telah menjalani pidana minimal enam bulan, tidak melakukan pelanggaran disiplin, serta aktif mengikuti program pembinaan,” tegas Anton.
Menurut Anton, pemberian remisi ini merupakan bagian dari sistem pemasyarakatan yang menitikberatkan pada pembinaan, bukan sekadar penghukuman. Momentum Natal dimanfaatkan untuk mendorong perubahan sikap dan mental warga binaan.

Selain penyerahan remisi, Rutan Salatiga juga menggelar rangkaian kegiatan keagamaan Natal, mulai dari ibadah bersama sejak awal Desember, ibadah malam Natal, hingga layanan kunjungan keluarga dengan pengawasan ketat.

“Kegiatan keagamaan kami fasilitasi sebagai hak beribadah warga binaan. Namun tetap dalam koridor keamanan dan aturan rutan,” jelasnya.
Anton berharap remisi ini tidak disalahartikan, melainkan menjadi pengingat bagi narapidana agar konsisten menjaga perilaku selama menjalani sisa masa pidana.

“Remisi harus menjadi motivasi agar mereka benar-benar berubah dan siap kembali ke masyarakat sebagai warga yang taat hukum,” tambahnya.

Salah satu penerima remisi, Doddy (32), mengaku bersyukur atas pengurangan masa hukuman yang diterimanya. Ia menyebut remisi tersebut sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri.
“Saya bersyukur mendapat remisi Natal. Ini jadi pengingat agar saya tidak mengulangi kesalahan dan lebih taat beribadah,” ujarnya.

Doddy juga mengaku momen Natal terasa lebih bermakna karena mendapat kunjungan keluarga.
“Bisa bertemu keluarga di Hari Natal rasanya campur aduk, senang dan terharu,” pungkasnya.(..)

Berita Terkait

Darurat Kecanduan Gadget Anak, Yayasan Pendidikan ABANA Gaungkan “Detoks Digital” dari Semarang
Lestarikan Tradisi Leluhur, Bupati Semarang Hadiri Sedekah Desa RW 4 Kalidoh Langesari
PD PWI LS Demak Awali 2026 dengan Apel Pasukan Baret Merah dan Laskar Sabilillah, Perkuat Disiplin dan Kesiapsiagaan
Latih Kepemimpinan Gen-Z, JSIT Jawa Tengah Siapkan Generasi Emas Indonesia 2045
Pelantikan PAKASA Salatiga 2026–2031 Teguhkan Peran Budaya sebagai Penjaga Moral Zaman
Jeritan Satlinmas Tak Boleh Diremehkan: Kesejahteraan Masih Terpinggirkan!!
Dituding Terlibat Pembuangan Tinja Manusia, Tim SAD Tegas Bantah: Itu Hoaks!
TP PKK Kota Salatiga Gandeng Industri, PT Kievit Indonesia Disiapkan Jadi Mitra Strategis Penanganan Stunting

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 11:28

Darurat Kecanduan Gadget Anak, Yayasan Pendidikan ABANA Gaungkan “Detoks Digital” dari Semarang

Senin, 26 Januari 2026 - 01:15

Lestarikan Tradisi Leluhur, Bupati Semarang Hadiri Sedekah Desa RW 4 Kalidoh Langesari

Minggu, 25 Januari 2026 - 22:58

PD PWI LS Demak Awali 2026 dengan Apel Pasukan Baret Merah dan Laskar Sabilillah, Perkuat Disiplin dan Kesiapsiagaan

Minggu, 25 Januari 2026 - 19:40

Latih Kepemimpinan Gen-Z, JSIT Jawa Tengah Siapkan Generasi Emas Indonesia 2045

Minggu, 25 Januari 2026 - 09:40

Pelantikan PAKASA Salatiga 2026–2031 Teguhkan Peran Budaya sebagai Penjaga Moral Zaman

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:49

Jeritan Satlinmas Tak Boleh Diremehkan: Kesejahteraan Masih Terpinggirkan!!

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:29

Dituding Terlibat Pembuangan Tinja Manusia, Tim SAD Tegas Bantah: Itu Hoaks!

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:27

TP PKK Kota Salatiga Gandeng Industri, PT Kievit Indonesia Disiapkan Jadi Mitra Strategis Penanganan Stunting

Berita Terbaru

error: Content is protected !!