SEMERU AWAS!! Aktivitas Meningkat, 300 Warga Mengungsi -Tanggap Darurat 7 Hari

redaksi

Kamis, 20 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lumajang|Jejakkasusindonesianews.com- Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas tinggi. Sejak Rabu (19/11/2025) pukul 17.00 WIB, PVMBG resmi menaikkan status menjadi Level IV/AWAS. Pemerintah Kabupaten Lumajang langsung menetapkan status tanggap darurat selama tujuh hari.

Dalam enam jam pemantauan terakhir (00.00–06.00 WIB), Kamis (20/11/2025), Semeru memuntahkan aktivitas kegempaan yang signifikan:

32 kali gempa guguran

25 kali gempa letusan

Guguran lava pijar masih berpotensi memicu awan panas dan aliran lahar.

Petugas Pos Pengamatan Semeru, Yadi Yuliandi, menyebut amplitudo gempa guguran mencapai 16 mm dengan durasi lebih dari satu menit. Sementara satu gempa tektonik jauh terekam dengan amplitudo 30 mm.

PVMBG menegaskan larangan keras bagi warga:

Dilarang beraktivitas di sektor tenggara Besuk Kobokan hingga radius 20 km

Menjauhi bantaran sungai minimal 500 meter

Zona merah 8 km dari kawah harus steril total

“Sementara itu, BNPB dan BPBD Lumajang bergerak cepat mengevakuasi warga dari tiga desa terdampak:

Supiturang,Oro-Oro ,OmboPenanggal

Hingga malam, sekitar 300 jiwa telah mengungsi ke lokasi aman seperti Balai Desa Oro-Oro Ombo dan SDN 2 Supiturang.

Pemerintah daerah menegaskan bahwa seluruh sumber daya dikerahkan untuk memastikan keselamatan warga, termasuk penanganan logistik, pemantauan lanjutan, serta mitigasi potensi awan panas dan banjir lahar.

Jejakkasusindonesianews.com terus memantau perkembangan. Informasi baru akan diperbarui setiap saat.(Galih)

 

Berita Terkait

Si Jago Merah Ngamuk di Tengaran, Usaha Oven Kayu Terbakar” Kerugian Tembus Rp50 Juta
Lagi! Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Sungai, DP3KB Semarang Serukan Gerakan Empati Massal
Sadis! Bayi Perempuan Dibuang di Sungai Senjoyo, Warga Boto Bancak Dibuat Geger
Tragis! Bayi Prematur Dibuang Dalam Kaleng Bekas Roti di Sungai Leyangan, Polisi Buru Pelaku
Konsleting Motor Picu Kebakaran, Rumah Triningsih di Kaliwungu dan Dua Motor Ludes Dilalap Api
Tukang Tebas Tewas di Atas Pohon Kelapa Saat Cari Janur, Warga Brangkongan Geger Laporan
Diduga Kebut-kebutan, Remaja Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk di Perbatasan Jatisrono–Slogohimo
Niat Cari Jalan Cepat ke Salatiga, Mobil Ford Fiesta Malah Nyungsep dan Hantam Rumah Warga di Kawengen

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:04

Si Jago Merah Ngamuk di Tengaran, Usaha Oven Kayu Terbakar” Kerugian Tembus Rp50 Juta

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:12

Lagi! Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Sungai, DP3KB Semarang Serukan Gerakan Empati Massal

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:55

Sadis! Bayi Perempuan Dibuang di Sungai Senjoyo, Warga Boto Bancak Dibuat Geger

Senin, 16 Maret 2026 - 16:14

Tragis! Bayi Prematur Dibuang Dalam Kaleng Bekas Roti di Sungai Leyangan, Polisi Buru Pelaku

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:57

Konsleting Motor Picu Kebakaran, Rumah Triningsih di Kaliwungu dan Dua Motor Ludes Dilalap Api

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:46

Tukang Tebas Tewas di Atas Pohon Kelapa Saat Cari Janur, Warga Brangkongan Geger Laporan

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:35

Diduga Kebut-kebutan, Remaja Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk di Perbatasan Jatisrono–Slogohimo

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:24

Niat Cari Jalan Cepat ke Salatiga, Mobil Ford Fiesta Malah Nyungsep dan Hantam Rumah Warga di Kawengen

Berita Terbaru

error: Content is protected !!