Gratis: SPPG Wasyal 1 Kesongo Jadi Percontohan, Layani Ribuan Siswa Setiap Hari

redaksi

Selasa, 9 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab.Semarang /JKI – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto kini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para pelajar di Kabupaten Semarang. Dari 93 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ditargetkan berdiri, sudah 11 SPPG beroperasi, melayani puluhan ribu siswa setiap hari.

Hal itu ditegaskan Bupati Semarang Ngesti Nugraha saat meresmikan SPPG Wasyal 1 di Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang, Senin (8/9/2025).

“Sekarang yang sudah berjalan ada 11. Target awal 2026, seluruh 93 SPPG bisa operasional penuh,” ujar Bupati Ngesti.

Target Operasional Awal 2026

Bupati menegaskan, percepatan terus dilakukan, mulai dari pembangunan dapur, penyediaan air bersih, hingga kelengkapan sarana pendukung.

Dengan kapasitas 3.000–4.000 siswa per SPPG, saat ini sudah 40 ribu pelajar di Kabupaten Semarang menikmati makan bergizi gratis setiap hari.

Wasyal 1 Kesongo Jadi Role Model

Ketua Yayasan Ruang Cipta Pemuda, Joko Mantoro, mengungkapkan SPPG Wasyal 1 melayani 11 sekolah dengan total 3.079 siswa, dan segera meningkat menjadi 3.400 siswa sesuai memo Badan Gizi Nasional (BGN).

“Kalau dulu lima hari, sekarang enam hari kerja. Jadi pelayanan makin luas,” tegas Joko.

Gerakkan Ekonomi Lokal

Selain memenuhi kebutuhan gizi anak sekolah, SPPG Wasyal 1 juga membuka lapangan kerja baru. Tercatat 55 pekerja lokal direkrut, mayoritas warga Desa Kesongo, ditambah tenaga dari BGN.

Lebih dari itu, program ini ikut menghidupkan UMKM, koperasi, dan petani lokal sebagai penyedia bahan baku makanan.

“Perputaran ekonominya besar. Gizi anak terpenuhi, ekonomi masyarakat pun bergerak,” pungkas Joko.

Program MBG di Kabupaten Semarang bukan sekadar makan gratis, melainkan investasi gizi untuk masa depan bangsa sekaligus pengungkit ekonomi daerah.

[Yogie PS]

Loading

Berita Terkait

Ironi Karangpucung: Lapangan Olahraga Berubah Jadi Terminal Dadakan
Bazar Murah dan Terapi Totok Punggung Diserbu Warga, Nisfu Sya’ban Muteran Semarang Berlangsung Meriah
Tak Sekadar Jaga Kamtibmas, Polri Kini Jaga Harga Jagung Petani
Lapak Karya Warga Binaan Dapat Apresiasi dari Masyarakat
Pemerintah Diminta Perbaiki Aturan Pembagian Pupuk Bersubsidi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Petugas Verifikasi Kabupaten Blora Dituding Memberatkan UMKM, Kebijakan Pajak Dinilai Tak Sesuai Aturan Pusat
Batik, Lingkungan, dan Karakter: 157 Siswa Stella Matutina Siapkan Karya untuk Hari Batik Nasional!!
Buka Pelatihan Digital Marketing, Wawali Dorong UMKM Salatiga Naik Kelas

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:59

Ironi Karangpucung: Lapangan Olahraga Berubah Jadi Terminal Dadakan

Minggu, 8 Februari 2026 - 17:52

Bazar Murah dan Terapi Totok Punggung Diserbu Warga, Nisfu Sya’ban Muteran Semarang Berlangsung Meriah

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:36

Tak Sekadar Jaga Kamtibmas, Polri Kini Jaga Harga Jagung Petani

Sabtu, 1 November 2025 - 23:34

Lapak Karya Warga Binaan Dapat Apresiasi dari Masyarakat

Sabtu, 1 November 2025 - 09:28

Pemerintah Diminta Perbaiki Aturan Pembagian Pupuk Bersubsidi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Kamis, 9 Oktober 2025 - 12:19

Petugas Verifikasi Kabupaten Blora Dituding Memberatkan UMKM, Kebijakan Pajak Dinilai Tak Sesuai Aturan Pusat

Senin, 22 September 2025 - 21:07

Batik, Lingkungan, dan Karakter: 157 Siswa Stella Matutina Siapkan Karya untuk Hari Batik Nasional!!

Rabu, 17 September 2025 - 18:25

Buka Pelatihan Digital Marketing, Wawali Dorong UMKM Salatiga Naik Kelas

Berita Terbaru

error: Content is protected !!