Penyelidikan Temuan Mayat di Res Siranda Terus Berlanjut, Polda Jateng Fokus Adanya Perkelahian

redaksi

Jumat, 22 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG| Jejakkasusindonesianews.com – Penyelidikan kasus penemuan mayat di Reservoir (Res) Siranda milik PDAM Tirta Moedal Kota Semarang terus berlanjut. Hingga kini, Polda Jawa Tengah telah memeriksa delapan orang saksi untuk mendalami penyebab kematian korban.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, mengatakan pihak kepolisian sudah melakukan visum terhadap jenazah. Hasil visum diharapkan bisa menjadi petunjuk penting bagi penyidik.

“Kami sudah memeriksa delapan saksi yang terdiri dari satpam tempat hiburan, keluarga, serta teman yang sebelumnya ikut merayakan acara malam bersama korban,” ujarnya saat ditemui di Res Siranda, Jumat (22/8/2025).

Artanto menambahkan, penyidik saat ini juga tengah menelusuri dugaan adanya perkelahian yang melibatkan korban sebelum ditemukan meninggal dunia.

“Kami masih fokus mencari siapa yang diduga berkelahi dengan korban. Saat ini masih dalam tahap pencarian,” ungkapnya.

Rekaman CCTV Jadi Petunjuk Awal

Berdasarkan rekaman CCTV, korban sempat terlihat bersama dua rekannya menaiki sepeda motor. Korban duduk di tengah dan sempat turun di depan lokasi kejadian. Karena diduga dalam kondisi mabuk, korban berusaha naik kembali namun ditolak oleh kedua rekannya hingga akhirnya ditinggal di depan lokasi.

“Setelah ditinggal, korban terlihat mencoba memanjat pagar rumah di samping Res Siranda, namun gagal karena kondisinya sempoyongan. Setelah itu, korban tidak lagi terekam CCTV,” jelas Artanto.

Karena tidak pulang ke rumah, pihak keluarga akhirnya melapor ke polisi. Setelah dilakukan pencarian beberapa hari, korban terakhir terlacak berada di sekitar Res Siranda.

“Tim penyidik kemudian menyisir lokasi. Saat anggota melongok ke dalam reservoir, ternyata korban ditemukan di dalamnya dan langsung dievakuasi,” imbuhnya.

Hasil Autopsi Masih Ditunggu

Hingga saat ini, polisi masih menunggu hasil autopsi resmi dari dokter untuk memastikan penyebab kematian korban.

“Hasil autopsi masih kami tunggu. Itu akan menjadi bahan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab korban meninggal dan bagaimana bisa masuk ke dalam reservoir,” pungkas Artanto.

[Vio Sari/Red]

 

 

 

Loading

Berita Terkait

DePA-RI Kecam Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus
Perang Sarung Berujung Pembacokan di Mranggen, Tiga Remaja Diamankan Polisi
Aksi Tawuran Remaja di Tuntang Viral di Medsos, Polres Semarang Turun Tangan Amankan Sejumlah Pemuda
Pesta Ekstasi di Karaoke Berastagi Digerebek Polisi, Dua Terduga Pengguna Diciduk Satresnarkoba Polres Tanah Karo!!
Bejat! Pria Lansia Perkosa Perempuan Disabilitas di Kamar Mandi Masjid, Warga Klaten Tangkap Pelaku
Mi Basah Berformalin 1,5 Ton per Hari Digerebek! Distributor di Boyolali Diciduk Polisi9
LPG dan Persediaan Kopi UMKM Teras Gunung Candirejo Digondol Maling, Polisi Selidiki Pelaku
Wartawan Diduga Diintimidasi Oknum Polisi di Tanggamus, Pimpinan Patroli 86 Minta Kapolri Turun Tangan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 13:20

DePA-RI Kecam Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 - 20:13

Perang Sarung Berujung Pembacokan di Mranggen, Tiga Remaja Diamankan Polisi

Minggu, 15 Maret 2026 - 17:05

Aksi Tawuran Remaja di Tuntang Viral di Medsos, Polres Semarang Turun Tangan Amankan Sejumlah Pemuda

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:16

Pesta Ekstasi di Karaoke Berastagi Digerebek Polisi, Dua Terduga Pengguna Diciduk Satresnarkoba Polres Tanah Karo!!

Sabtu, 14 Maret 2026 - 16:46

Bejat! Pria Lansia Perkosa Perempuan Disabilitas di Kamar Mandi Masjid, Warga Klaten Tangkap Pelaku

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:04

Mi Basah Berformalin 1,5 Ton per Hari Digerebek! Distributor di Boyolali Diciduk Polisi9

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:05

LPG dan Persediaan Kopi UMKM Teras Gunung Candirejo Digondol Maling, Polisi Selidiki Pelaku

Selasa, 10 Maret 2026 - 10:34

Wartawan Diduga Diintimidasi Oknum Polisi di Tanggamus, Pimpinan Patroli 86 Minta Kapolri Turun Tangan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!