Laporan |Mulyono
Demak | Jejakkasusindonesianews.com — Meski di tengah bulan suci Ramadhan dan sebagian besar personel menjalankan ibadah puasa, Polres Demak tetap menggelar Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispam Kota) sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi dinamika situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Kegiatan yang berlangsung di Stadion Sultan Fatah Demak, Jumat (6/3/2026) siang tersebut melibatkan sekitar 400 personel yang berasal dari berbagai Bagian, Satuan, Fungsi, Seksi hingga jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Demak.
Simulasi ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kemampuan serta kesiapan personel dalam menghadapi potensi gangguan keamanan, khususnya menjelang agenda pengamanan besar seperti arus mudik dan perayaan Idulfitri melalui Operasi Ketupat Candi 2026.
Dalam latihan tersebut, para personel memperagakan berbagai tahapan penanganan aksi unjuk rasa. Mulai dari situasi penyampaian aspirasi secara tertib hingga skenario peningkatan eskalasi massa yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan.
Setiap tahapan dilakukan secara terstruktur dengan mengedepankan langkah persuasif, negosiasi, hingga pengendalian massa sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) kepolisian.
Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra menegaskan bahwa latihan Sispam Kota menjadi bagian penting dalam meningkatkan profesionalisme serta kesiapan personel menghadapi berbagai kemungkinan situasi di lapangan.
“Dari latihan ini kita bisa melihat bahwa tahapan demi tahapan sudah berjalan dengan baik. Namun latihan ini tentu bukan yang terakhir, karena kita juga harus melihat dinamika situasi Kamtibmas ke depan yang sangat dinamis,” ujar AKBP Samel.
Ia menambahkan, latihan secara berkelanjutan sangat penting agar setiap personel memahami peran dan tanggung jawabnya saat menghadapi situasi kontinjensi di lapangan, sekaligus memperkuat koordinasi antar satuan fungsi.
Selain peningkatan kemampuan, Kapolres juga mengingatkan seluruh personel agar tetap menjaga kondisi fisik dan kesehatan. Hal ini mengingat agenda tugas kepolisian ke depan akan semakin padat.
“Situasi Kamtibmas ke depan akan semakin padat. Kita baru saja melaksanakan Operasi Pekat yang segera berakhir dan akan bersiap menghadapi Operasi Ketupat Candi 2026 yang menuntut kesiapan serta kerja maksimal dari seluruh personel,” tegasnya.
Menurutnya, simulasi Sispam Kota juga menjadi bagian dari komitmen Polres Demak dalam memastikan setiap anggota mampu bertindak profesional, terukur, serta tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap kegiatan pengamanan.
Meski digelar saat anggota menjalankan ibadah puasa, semangat dan kesiapan personel terlihat tetap tinggi sepanjang latihan berlangsung.
“Ini menunjukkan komitmen anggota dalam menjaga Kamtibmas dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” pungkas AKBP Samel.






