Laporan |M.Supadi
Kabupaten Semarang |Jejakkasusindonesianews.com— Peristiwa kebakaran tragis menimpa sebuah rumah di Perum Gedang Asri Baru, Jalan Sumbawa VIII/143 RT 01 RW 01, Kelurahan Gedanganak, Kecamatan Ungaran Timur, Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 14.15 WIB. Satu orang dilaporkan meninggal dunia dalam kejadian tersebut.
Korban diketahui bernama Misroh (58), pemilik rumah. Berdasarkan informasi yang dihimpun, api pertama kali diketahui muncul dari bagian atas genting rumah sekitar pukul 14.15 WIB.
Saksi mata, Ninik Herawati, yang merupakan tetangga korban, mengaku melihat kobaran api disertai teriakan dari dalam rumah. Ia kemudian berteriak meminta pertolongan, sehingga warga sekitar segera berdatangan ke lokasi.
Salah seorang warga selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran (Damkar) Ungaran.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, petugas Damkar Pos Ungaran langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan penyisiran.

“Petugas segera melakukan pemadaman api serta penyisiran lokasi, karena ada laporan kemungkinan terdapat korban di dalam rumah. Dari hasil penyisiran, ditemukan satu korban meninggal dunia di dalam kamar tidur,” ungkap Anang Sukoco.
Ia menambahkan, kebakaran menghanguskan satu ruang kamar tidur. Penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan petugas.
“Dengan adanya korban meninggal dunia, kami berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Semarang untuk proses identifikasi. Kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah,” tambahnya.
Api berhasil dipadamkan sekitar satu jam setelah proses pemadaman berlangsung. Penanganan kebakaran melibatkan Damkar Pos Ungaran yang dibantu BPBD Kabupaten Semarang, Tim Inafis Polres Semarang, Polsek Ungaran Barat, PMI, Bankom Kabupaten Semarang, serta unsur pemerintah setempat, termasuk Camat Ungaran Timur dan Lurah Gedanganak.
Sementara itu, keterangan warga menyebutkan bahwa korban diketahui sedang dalam kondisi sakit dan diduga berada di dalam kamar saat kebakaran terjadi, sehingga tidak sempat menyelamatkan diri.
“Korban memang sedang sakit dan kemungkinan sedang beristirahat di kamar. Saat api membesar, korban diduga tidak mampu keluar,” ujar Jadi, salah seorang warga setempat.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan tempat tinggal.







