Laporan|M.Supadi
Kabupaten Semarang |Jejakkasusindonesianews.com – Arus balik Lebaran 1447 H mulai menunjukkan peningkatan signifikan di wilayah Kabupaten Semarang pada Senin petang (23/3/2026). Lonjakan volume kendaraan terpantau di ruas tol maupun jalur arteri yang menjadi penghubung utama antar kota.
Kepadatan terlihat dari meningkatnya kendaraan dari arah Solo menuju Kota Semarang, didominasi para pemudik yang kembali ke daerah asal usai merayakan Hari Raya. Sejumlah titik rawan kemacetan mulai teridentifikasi, terutama di akses keluar-masuk rest area serta simpul pertemuan jalur arteri.
Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy menyampaikan bahwa peningkatan arus balik sudah terasa sejak siang hari. Ia juga memantau langsung kondisi lalu lintas di Rest Area 456 B.
“Kami melihat adanya peningkatan arus kendaraan dari arah Solo menuju Semarang, sementara dari arah sebaliknya juga masih cukup ramai. Di jalur arteri dalam kota pun terjadi kepadatan karena masih tingginya kunjungan masyarakat ke lokasi wisata,” ungkapnya.
Pengamanan dan pengaturan lalu lintas tidak hanya dilakukan oleh personel Polres Semarang, tetapi juga melibatkan Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang serta bantuan personel Brimob Polda Jawa Tengah.
Sebagai langkah antisipasi, Polres Semarang menerapkan rekayasa lalu lintas di jalur arteri tanpa memberlakukan sistem contra flow. Kebijakan ini diambil untuk meminimalisir titik perpotongan kendaraan yang berpotensi menimbulkan antrean panjang.
“Di jalur arteri tidak diterapkan contra flow. Meski terjadi antrean, arus kendaraan masih dapat bergerak dengan baik. Tim urai juga berkoordinasi dengan Polres Salatiga untuk mengurai kepadatan,” tambahnya.
Sementara itu, kepadatan di ruas tol dipicu tingginya minat pengendara untuk beristirahat di Rest Area 456 B. Dengan kapasitas yang terbatas, kepolisian menerapkan sistem kanalisasi kendaraan yang akan masuk ke lokasi tersebut.
“Untuk mengurai kepadatan di pintu masuk Rest Area 456 B, kami lakukan kanalisasi. Jika tidak mendesak, kami arahkan pengguna jalan untuk melanjutkan perjalanan ke Rest Area 445 B yang memiliki kapasitas lebih besar dan lebih representatif,” jelas Kapolres.
Terkait kemungkinan penerapan sistem one way, pihak kepolisian masih melakukan koordinasi dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah, menyesuaikan dengan perkembangan situasi di lapangan.
Dengan berbagai upaya tersebut, diharapkan arus balik di wilayah Kabupaten Semarang dapat tetap berjalan lancar, aman, dan terkendali, serta memberikan kenyamanan bagi para pengguna jalan.






