Laporan | Angger S
BOYOLALI | JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM- Tragedi kemanusiaan mengguncang Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Boyolali. Seorang bocah perempuan berusia 6 tahun berinisial AO meregang nyawa dalam aksi perampokan keji yang terjadi pada Kamis sore (29/1/2026). Korban tewas di rumahnya sendiri, sementara sang ibu, D (33), kini berjuang mempertahankan hidup di rumah sakit akibat luka serius.
Peristiwa memilukan itu pertama kali diketahui warga sekitar pukul 15.30 WIB. Dalam waktu singkat, rumah korban dipenuhi warga yang tak percaya kekerasan brutal bisa terjadi di lingkungan mereka yang selama ini dikenal tenang.
Aparat kepolisian segera mendatangi lokasi dan menutup area kejadian dengan garis polisi. Sejumlah petugas bersenjata terlihat berjaga ketat guna mencegah kontaminasi barang bukti.
Kapolsek Karanggede AKP S Widodo mengakui insiden tersebut merupakan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) yang berujung maut.
“Dari hasil olah TKP sementara, terdapat dua korban. Anak meninggal dunia di lokasi, sementara ibu korban masih menjalani perawatan medis,” ujarnya kepada wartawan.
Namun hingga berita ini diturunkan, polisi belum mengungkap identitas pelaku maupun barang yang digasak, memunculkan pertanyaan publik soal kecepatan dan keseriusan pengungkapan kasus.
Diketahui, korban tinggal bersama dua anak perempuannya. Suaminya sedang bekerja di Singkawang, Kalimantan Barat, meninggalkan keluarga dalam kondisi rentan—fakta yang kini menjadi sorotan warga.
Polisi berjanji akan melakukan olah TKP lanjutan pada Jumat (30/1/2026).
“Kami masih mendalami kasus ini,” kata Widodo singkat.
Tragedi ini menyisakan duka mendalam sekaligus kemarahan publik. Warga mendesak aparat bertindak cepat, transparan, dan tegas, agar pelaku segera ditangkap dan tragedi serupa tak kembali terulang.
Jejakkasusindonesianews.com menegaskan: nyawa anak adalah batas terakhir yang tak boleh dilanggar oleh kejahatan apa pun. Negara wajib hadir.






