Polisi Ciduk 58 Warga dan Pelajar di Demak, Terprovokasi Medsos untuk Demo Anarkis

redaksi

Kamis, 4 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Demak / Jejakkasusindonesianews.com- Aksi provokasi di media sosial kembali memakan korban. Polres Demak berhasil menggagalkan rencana demonstrasi anarkis dengan mengamankan 58 orang, terdiri dari 6 warga sipil dan 52 pelajar, pada Selasa (2/9/2025). Mereka diduga kuat hendak menduduki gedung DPRD Kabupaten Demak setelah termakan bujuk rayu akun-akun provokatif di dunia maya.

Kasat Reskrim Polres Demak, Iptu Anggah Mardwi Pitriyono, mengungkap fakta mencengangkan: mayoritas pelajar yang diamankan seharusnya masih duduk di bangku sekolah, mulai dari SMP hingga SMA. Namun, mereka rela meninggalkan kelas demi mengikuti seruan liar di medsos.

“Dari total 58 orang yang kami amankan, 52 di antaranya pelajar. Mereka seharusnya berada di sekolah, bukan terprovokasi melakukan aksi anarkis,” tegas Iptu Anggah di Mapolres Demak, Rabu (3/9/2025) malam.

Polisi menemukan, ajakan provokatif itu disebarkan lewat akun Facebook palsu dengan poster bertuliskan “Demak Bergerak”, lengkap dengan narasi yang menghasut massa untuk berkumpul di DPRD Demak pukul 13.00 WIB. Konten itu juga digencarkan lewat TikTok dan Instagram hingga akhirnya menjaring puluhan pelajar lintas kecamatan.

“Mereka menunggu aba-aba untuk melakukan aksi anarkis. Untungnya berhasil kami gagalkan sebelum situasi meledak,” beber Anggah.

Sebagai tindak lanjut, semua yang diamankan digiring ke Mapolres Demak untuk menjalani pembinaan. Polisi juga memanggil para orang tua agar memperketat pengawasan anak-anak mereka, khususnya dalam penggunaan media sosial.

“Kami berharap pembinaan ini bisa jadi pelajaran berharga. Jangan sampai anak-anak ini kembali terjerumus,” ujarnya.

Polres Demak menegaskan akan memburu akun-akun provokatif yang menargetkan kalangan pelajar. Aparat berjanji tidak akan memberi ruang bagi penyebar hoaks maupun penghasut massa di medsos.

“Kami perketat pengawasan. Semua akun provokatif yang menyasar pelajar akan kami tindak tegas,” tandasnya.

[Mulyono]

Berita Terkait

Brutal! Lawan Polisi dan Rampas Barang Bukti Saat Razia, 4 Pemuda Kudus Terancam 15 Tahun Penjara
Petasan Maut Meledak Jelang Takbiran di Semarang: Bocah 9 Tahun Tewas, Rumah Hancur
Si Jago Merah Ngamuk di Tengaran, Usaha Oven Kayu Terbakar” Kerugian Tembus Rp50 Juta
Lagi! Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Sungai, DP3KB Semarang Serukan Gerakan Empati Massal
Sadis! Bayi Perempuan Dibuang di Sungai Senjoyo, Warga Boto Bancak Dibuat Geger
Tragis! Bayi Prematur Dibuang Dalam Kaleng Bekas Roti di Sungai Leyangan, Polisi Buru Pelaku
Konsleting Motor Picu Kebakaran, Rumah Triningsih di Kaliwungu dan Dua Motor Ludes Dilalap Api
Tukang Tebas Tewas di Atas Pohon Kelapa Saat Cari Janur, Warga Brangkongan Geger Laporan

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:31

Brutal! Lawan Polisi dan Rampas Barang Bukti Saat Razia, 4 Pemuda Kudus Terancam 15 Tahun Penjara

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:43

Petasan Maut Meledak Jelang Takbiran di Semarang: Bocah 9 Tahun Tewas, Rumah Hancur

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:04

Si Jago Merah Ngamuk di Tengaran, Usaha Oven Kayu Terbakar” Kerugian Tembus Rp50 Juta

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:12

Lagi! Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Sungai, DP3KB Semarang Serukan Gerakan Empati Massal

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:55

Sadis! Bayi Perempuan Dibuang di Sungai Senjoyo, Warga Boto Bancak Dibuat Geger

Senin, 16 Maret 2026 - 16:14

Tragis! Bayi Prematur Dibuang Dalam Kaleng Bekas Roti di Sungai Leyangan, Polisi Buru Pelaku

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:57

Konsleting Motor Picu Kebakaran, Rumah Triningsih di Kaliwungu dan Dua Motor Ludes Dilalap Api

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:46

Tukang Tebas Tewas di Atas Pohon Kelapa Saat Cari Janur, Warga Brangkongan Geger Laporan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!