Rawa Pening Bergelora! Lomba Dayung Tradisional Bawen Jadi Magnet Wisata, Ekonomi, dan Ikon INTANPARI”

redaksi

Senin, 25 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

M.Supadi 

Bawen | Jejakkasusindonesianews.com – Ratusan warga menyemut di tepian Danau Rawa Pening, Dusun Sumurup, Desa Asinan, Bawen, Minggu (24/8). Sejak pagi hingga petang, mereka bertahan di bawah terik matahari untuk menyaksikan lomba dayung tradisional.

Acara dibuka Camat Bawen Dewanto Laksono Widagdo mewakili Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha. Dalam sambutan tertulisnya, Ngesti menegaskan nilai sejarah lomba ini. “Lomba dayung ini memiliki sejarah panjang. Sekaligus mencerminkan semangat gotong royong dan kebersamaan warga,” kata dia.

Ketua panitia, Ginanjar Ari Prasetyo Ismail, mengatakan lomba yang rutin digelar sejak 1994 itu kini digarap lebih profesional. “Tahun ini kita berupaya lebih profesional. Termasuk menggandeng pengurus PODSI untuk mencari bibit atlet dayung,” ujarnya.

Tahun ini, nomor sprint dayung diikuti 27 peserta dari berbagai wilayah sekitar Rawa Pening. Sementara nomor perahu naga menurunkan sebelas kelompok dari Dusun Sumurup.

Anggota DPRD Kabupaten Semarang, Nafis Munandar, menilai lomba dayung layak dikembangkan sebagai ikon daerah. “Lomba ini pengingat bahwa Rawa Pening menyimpan potensi tradisi, pariwisata, dan ekonomi berupa perikanan darat yang besar. Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan serta Dinas Pariwisata perlu menjadikan event ini prioritas sebagai wujud slogan INTANPARI,” katanya.

Kepala Disparta, Wiwin Sulistyowati, menambahkan pihaknya telah menyiapkan kajian kawasan khusus Rawa Pening. “Kita siap mendukung aglomerasi Rawa Pening, Kopeng, dan Borobudur,” ujarnya.(..)

 

 

 

Berita Terkait

Ironi Karangpucung: Lapangan Olahraga Berubah Jadi Terminal Dadakan
Bazar Murah dan Terapi Totok Punggung Diserbu Warga, Nisfu Sya’ban Muteran Semarang Berlangsung Meriah
Tak Sekadar Jaga Kamtibmas, Polri Kini Jaga Harga Jagung Petani
Lapak Karya Warga Binaan Dapat Apresiasi dari Masyarakat
Pemerintah Diminta Perbaiki Aturan Pembagian Pupuk Bersubsidi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Petugas Verifikasi Kabupaten Blora Dituding Memberatkan UMKM, Kebijakan Pajak Dinilai Tak Sesuai Aturan Pusat
Batik, Lingkungan, dan Karakter: 157 Siswa Stella Matutina Siapkan Karya untuk Hari Batik Nasional!!
Buka Pelatihan Digital Marketing, Wawali Dorong UMKM Salatiga Naik Kelas

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:59

Ironi Karangpucung: Lapangan Olahraga Berubah Jadi Terminal Dadakan

Minggu, 8 Februari 2026 - 17:52

Bazar Murah dan Terapi Totok Punggung Diserbu Warga, Nisfu Sya’ban Muteran Semarang Berlangsung Meriah

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:36

Tak Sekadar Jaga Kamtibmas, Polri Kini Jaga Harga Jagung Petani

Sabtu, 1 November 2025 - 23:34

Lapak Karya Warga Binaan Dapat Apresiasi dari Masyarakat

Sabtu, 1 November 2025 - 09:28

Pemerintah Diminta Perbaiki Aturan Pembagian Pupuk Bersubsidi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Kamis, 9 Oktober 2025 - 12:19

Petugas Verifikasi Kabupaten Blora Dituding Memberatkan UMKM, Kebijakan Pajak Dinilai Tak Sesuai Aturan Pusat

Senin, 22 September 2025 - 21:07

Batik, Lingkungan, dan Karakter: 157 Siswa Stella Matutina Siapkan Karya untuk Hari Batik Nasional!!

Rabu, 17 September 2025 - 18:25

Buka Pelatihan Digital Marketing, Wawali Dorong UMKM Salatiga Naik Kelas

Berita Terbaru

error: Content is protected !!