Kecam Tindakan Oknum Wartawan PWI ini, Beking Gudang CPO Ilegal Sampai Bilang Wartawan Baruak

redaksi

Minggu, 23 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Pekanbaru-JejakkasusIndonesia.com

Beredar Informasi tentang Ujaran Kebencian dan Caci Maki yang dilakukan oleh Oknum Tak di Kenal (OTK), mengaku sebagai Wartawan dari Organisasi PWI.

OTK itu diketahui bernama Armen Longor, yang selalu mengaku sebagai Wartawan dari PWI Kota Dumai.

Dari berbagai Postingan di Media Sosial (Medsos) Pribadinya (Armen Detik) selalu mengeluarkan Ujaran Kebencian dan Caci Maki bahkan juga kerap Merendahkan Profesi Insan Pers dengan sebutan Wartawan Amplop Level 20 Ribu.

Armen Longor yang berperawakan seperti Koko Taipan itu juga berani Mencaci Maki para Insan Pers dengan sebutan Wartawan Baruak.

Diberitakan sebelumnya, bahwa OTK yang bernama Armen Longor itu mengaku sebagai Wartawan, tapi Justru Menghina Wartawan. Terlalu Percaya diri dengan Aktivitas Haram yang dilakukannya, yakni sebagai Penjaga sekaligus Humas dari beberapa Usaha Haram Gudang CPO Ilegal di Kota Dumai.


Bahkan, Armen Longor juga diketahui sering Merendahkan Aparat Penegak Hukum (APH) dengan berkali-kali Menantang TNI dan Polri, terkait Aktivitas Keberadaan dari Usaha Haram Gudang CPO Ilegal yang ada di Kota Dumai.

Dimintai Komentarnya, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tingkat I, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau periode: 2022-2025 hanya katakan, bahwa terhadap siapa saja yang Terbukti Memenuhi Unsur Perbuatan Melawan Hukum (PMH), wajib diberikan Sanksi Tegas dari APH.

Berbekal Barang Bukti (BB) Permulaan dari para Insan Pers yang menjadi Korban Kebiadaban Armen Longor, Ketua DPD KNPI Provinsi Riau itu hanya sampaikan, bahwa sangat disayangkan antar sesama anak bangsa saling menghina.

Apalagi di dunia “Rezeki Harimau” seperti ini, seharusnya saling menguatkan, bukan justru mencaci maki dan melempar fitnah, Lawan yang sesungguhnya itu adalah Para Mafia, Pejabat yang Korup dan Aparat yang Keparat.

Ketua KNPI Provinsi Riau itu pastikan, bahwa pihaknya segera melakukan sikap yang lebih serius lagi.

Sama seperti yang ditegaskan Ketua Larshen Yunus, bahwa terkait Kasus Mafia CPO Ilegal di Kota Dumai harus dijadikan Atensi bersama.

“Kami tegak Lurus atas perintah dari Kakanda Ketua Larshen Yunus. Bahwa Mafia BBM dan Mafia CPO harus menjadi Musuh Bersama. Kalau tentang Armen Longor itu, Jijik Kali kami lihat gayanya, Norak bin Najis” ungkap Ade Hariasanti alias Adek Ciput.

Wakil Sekretaris DPD KNPI Provinsi Riau itu katakan, bahwa Induk Organisasi tersebut segera Menyurati Polda Riau, Polres Dumai dan Dinas Perdagangan. Agar Kedepan, Praktek Haram Mafia CPO Ilegal dapat segera di Tertibkan.

“Sama seperti yang dikatakan Ketua Larshen Yunus, bahwa Gudang CPO Ilegal di Kota Dumai Wajib segera di Tutup, KNPI Provinsi Riau Tantang Kapolda dan Kapolres Dumai. Jangan sampai ada Stigma, bahwa APH takut sama Mafia” tutur Ade Hariasanti.

Hingga berita ini diterbitkan, Minggu (23/6/2024) Ketua Larshen Yunus melalui Unsur Wakil Sekretaris KNPI Provinsi Riau mendesak Otoritas terkait untuk segera Bersikap. Pelecehan terhadap Profesi Pers dan APH sudah sangat Keterlaluan. Armen Longor sudah terlalu Kepedean.

(Adek Ciput)

Redaksi

Loading

Berita Terkait

DePA-RI Kecam Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus
Pesta Ekstasi di Karaoke Berastagi Digerebek Polisi, Dua Terduga Pengguna Diciduk Satresnarkoba Polres Tanah Karo!!
IWO Indonesia Desak KPK Segera Tersangkakan Pihak yang Terlibat Suap Bupati Bekasi
Negara Hadir untuk Rakyat: Pangdam Diponegoro Hadiri Launching 200 Jembatan Perintis Garuda di Grobogan
Diduga Cemarkan Nama Baik Kades, Warga Galinggang Siapkan Laporan Polisi terhadap Akun Facebook “Madanyulia Jurnal Katingan!
600 Warga Desa Galinggang Surati Bupati Katingan, Desak Oknum Kades Tampelas Dipanggil dan Diberi Sanksi
Diduga Membiarkan Tambang Ilegal, Kantor DLH Jabar Dikepung Aktivis Anak Bangsa
Tak Sekadar Jaga Kamtibmas, Polri Kini Jaga Harga Jagung Petani

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 13:20

DePA-RI Kecam Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:16

Pesta Ekstasi di Karaoke Berastagi Digerebek Polisi, Dua Terduga Pengguna Diciduk Satresnarkoba Polres Tanah Karo!!

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:14

IWO Indonesia Desak KPK Segera Tersangkakan Pihak yang Terlibat Suap Bupati Bekasi

Selasa, 10 Maret 2026 - 12:06

Negara Hadir untuk Rakyat: Pangdam Diponegoro Hadiri Launching 200 Jembatan Perintis Garuda di Grobogan

Jumat, 6 Maret 2026 - 01:11

Diduga Cemarkan Nama Baik Kades, Warga Galinggang Siapkan Laporan Polisi terhadap Akun Facebook “Madanyulia Jurnal Katingan!

Senin, 23 Februari 2026 - 21:57

600 Warga Desa Galinggang Surati Bupati Katingan, Desak Oknum Kades Tampelas Dipanggil dan Diberi Sanksi

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:51

Diduga Membiarkan Tambang Ilegal, Kantor DLH Jabar Dikepung Aktivis Anak Bangsa

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:36

Tak Sekadar Jaga Kamtibmas, Polri Kini Jaga Harga Jagung Petani

Berita Terbaru

error: Content is protected !!