Satgas Pangan Polri Sita 201 Ton Beras Oplosan Tak Sesuai Mutu, Kerugian Masyarakat Capai Rp 99 Triliun

Kamis, 24 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | jejakasusindonesianews.com –Satuan Tugas Pangan Polri yang dikomandoi Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran 201 ton beras oplosan yang diduga tidak memenuhi standar mutu dan takaran. Ratusan ton beras tersebut terdiri dari berbagai merek beras premium dan medium yang telah beredar luas di pasaran.

“Barang bukti yang sudah kita sita hingga pagi ini adalah sebanyak 201 ton beras,” ungkap Brigjen Pol. Helfi Assegaf selaku Dirtipideksus dan Kasatgas Pangan Polri dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (24/7/2025).

Dari total tersebut, penyitaan meliputi 39.036 kantong beras premium kemasan 5 kilogram dan 2.304 kantong beras kemasan 2,5 kilogram, dari sejumlah merek ternama. Selain itu, aparat juga mengamankan dokumen legalitas, hasil produksi, SOP perusahaan, serta sertifikat uji laboratorium dari Kementerian Pertanian.

“Beberapa merek yang diuji antara lain Sania, Setra Ramos Biru, Setra Ramos Merah, Setra Pulen, dan Jelita. Semuanya menunjukkan indikasi pelanggaran mutu dan berat takaran,” jelas Helfi.

Temuan Mengejutkan: 85% Beras Premium Tidak Sesuai Mutu

Investigasi bermula dari temuan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang mendapati anomali harga beras saat panen raya, di mana harga justru melonjak drastis di tengah surplus produksi. Inspeksi lapangan dilakukan pada 6–23 Juni 2025 di 10 provinsi, dengan pengambilan 268 sampel dari 212 merek beras.

Berikut hasil temuannya:

Beras Premium:

Ketidaksesuaian mutu (di bawah standar): 85,56%

Ketidaksesuaian HET (harga eceran tertinggi): 59,78%

Ketidaksesuaian berat kemasan: 21,66%

Beras Medium:

Ketidaksesuaian mutu: 88,24%

Harga melebihi HET: 95,12%

Berat kemasan kurang dari standar: 90,63%

Kerugian Rakyat Rp 99 Triliun

Akibat praktik curang ini, negara dan masyarakat mengalami potensi kerugian ekonomi yang sangat besar. “Total kerugian yang dialami masyarakat ditaksir mencapai Rp 99,35 triliun,” tegas Helfi.

Saat ini, penyidik tengah mendalami keterlibatan korporasi produsen beras yang dinilai tidak memenuhi standar. “Kami akan segera memeriksa saksi-saksi dari perusahaan terkait, selanjutnya dilakukan gelar perkara untuk penetapan tersangka,” tutup Brigjen Helfi.

[Redaksi]

 

 

 

Loading

Berita Terkait

PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan
Skandal Pembangunan MAN Salatiga: Tanpa Papan Anggaran, K3 Amburadul, Dana Dipertanyakan!
Bukan Sekadar Lomba, Kapolres Semarang Cetak Agen Perubahan Lewat Video AI Kamtibmas
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Tinjau Longsor Leyangan, Pastikan Penanganan Darurat Tanpa Kompromi
Ops Keselamatan Candi 2026, Polres Jepara Tanamkan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak
Police Go To School, Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Keselamatan Candi 2026 di SMA N 3 Demak
Gencarkan Edukasi di Ops Keselamatan Candi 2026, Sat Lantas Polres Semarang Bidik Kesadaran Pelajar
Gandeng Mafindo, Dihadiri Kapolda Jateng, Polres Semarang Bekali Pelajar Pelatihan AI

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:23

PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:05

Skandal Pembangunan MAN Salatiga: Tanpa Papan Anggaran, K3 Amburadul, Dana Dipertanyakan!

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:16

Bukan Sekadar Lomba, Kapolres Semarang Cetak Agen Perubahan Lewat Video AI Kamtibmas

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:21

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Tinjau Longsor Leyangan, Pastikan Penanganan Darurat Tanpa Kompromi

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:48

Ops Keselamatan Candi 2026, Polres Jepara Tanamkan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Senin, 9 Februari 2026 - 16:07

Police Go To School, Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Keselamatan Candi 2026 di SMA N 3 Demak

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:43

Gencarkan Edukasi di Ops Keselamatan Candi 2026, Sat Lantas Polres Semarang Bidik Kesadaran Pelajar

Kamis, 5 Februari 2026 - 19:18

Gandeng Mafindo, Dihadiri Kapolda Jateng, Polres Semarang Bekali Pelajar Pelatihan AI

Berita Terbaru

error: Content is protected !!