Laporan |Suprapto
GROBOGAN|JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM – Momentum Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 benar-benar dimanfaatkan Lapas Kelas IIB Purwodadi untuk menunjukkan taringnya. Senin (6/4), razia gabungan digelar tanpa kompromi. Hasilnya tegas: nihil handphone, nol narkoba, dan seluruh tes urine dinyatakan negatif.
Kegiatan dimulai dengan apel gabungan Aparat Penegak Hukum (APH) yang dipimpin langsung Kalapas Purwodadi, Erik Murdiyanto. Sinergi lintas instansi terlihat solid—mulai dari BNN Provinsi Jawa Tengah, Satresnarkoba Polres Grobogan, hingga personel Kodim 0717/Grobogan turun langsung ke lapangan.
Tak sekadar seremonial, razia berlangsung ketat dan menyeluruh. Petugas menyisir blok hunian warga binaan tanpa celah. Setiap sudut diperiksa—dari ventilasi, kolong tempat tidur, hingga lipatan pakaian. Targetnya jelas: pastikan tidak ada barang terlarang beredar di dalam lapas.
Hasilnya? Bersih.
Tidak ditemukan narkoba maupun alat komunikasi ilegal. Namun, petugas tetap mengamankan sejumlah barang berpotensi membahayakan seperti korek api gas, sendok logam, dan kawat penyangga obat nyamuk.
“Tidak ada ruang untuk lengah. Benda sekecil apa pun yang berpotensi disalahgunakan tetap kami tindak. Ini bagian dari komitmen menjaga keamanan,” tegas Erik.
Tak berhenti di razia, langkah tegas berlanjut dengan tes urine mendadak. Sebanyak 150 warga binaan dan 40 petugas ikut diperiksa. Hasilnya memperkuat komitmen Lapas Purwodadi: seluruhnya negatif narkoba.
“Alhamdulillah hasil tes urine bersih. Ini bukti keseriusan kami mewujudkan lapas yang bebas dari narkoba. Dukungan TNI, Polri, dan BNN menjadi kekuatan penting dalam menjaga integritas,” tambahnya.
Seluruh barang hasil sitaan langsung didata untuk dimusnahkan. Langkah ini bukan sekadar penertiban, tapi juga peringatan keras bagi warga binaan agar tetap patuh terhadap aturan.
Razia ini juga menjadi bagian dari upaya nyata mendukung pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM. Lapas Purwodadi menegaskan komitmennya untuk terus melakukan deteksi dini dan razia rutin, sejalan dengan arahan Dirjen Pemasyarakatan.
Pesannya jelas: Lapas Purwodadi tidak main-main. Bersih dari narkoba, steril dari pelanggaran, dan siap menjaga keamanan tanpa kompromi







