Pembangunan Talut di TPA Jatibarang Diduga Asal-asalan, Kualitas Buruk dan Minim Transparansi

redaksi

Kamis, 9 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG | JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM Proyek pembangunan talut di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang, Kota Semarang, menuai sorotan tajam. Hasil penelusuran di lapangan menemukan adanya dugaan pekerjaan asal-asalan dengan kualitas bangunan yang memprihatinkan dan minim transparansi.

Berdasarkan hasil investigasi tim, pengerjaan talut yang bernilai sekitar Rp700 juta itu tampak dilakukan tanpa memperhatikan standar konstruksi. Batu penahan tidak dikeduk sesuai prosedur, melainkan hanya ditumpuk di atas tanah tanpa pondasi kuat. Selain itu, kualitas adukan cor terlihat sangat rendah.

Saat diperiksa, sebagian permukaan cor mudah rapuh atau hancur saat disentuh, mengindikasikan penggunaan semen yang minim serta pasir dengan mutu di bawah standar.

Lebih jauh, proyek tersebut tidak dilengkapi papan informasi proyek, padahal hal itu merupakan kewajiban dalam setiap kegiatan pembangunan yang menggunakan dana APBD. Absennya papan proyek menutup akses publik terhadap informasi penting seperti pelaksana kegiatan, nilai anggaran, sumber dana, serta durasi pengerjaan.

Padahal, transparansi proyek publik telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, yang menegaskan pentingnya keterbukaan untuk menjamin akuntabilitas penggunaan anggaran negara.

Minimnya transparansi ini menimbulkan dugaan adanya praktik mark-up serta lemahnya pengawasan dari pihak terkait.

Ketika dikonfirmasi, Kepala TPA Jatibarang, Wahyu, mengaku terkejut dengan temuan di lapangan. Ia menjelaskan bahwa proyek pembangunan talut tersebut merupakan kegiatan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang dan dilaksanakan melalui proses lelang.

“Nilai proyeknya sekitar tujuh ratus juta, dan itu melalui proses lelang. Kami di TPA hanya menerima hasil akhirnya saja, tidak ikut menangani pengerjaannya,” ujar Wahyu, Senin (6/10).

Wahyu menambahkan, pihaknya telah memanggil kontraktor pelaksana untuk meminta klarifikasi terkait temuan tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang saat dikonfirmasi enggan memberikan keterangan rinci. Ia hanya menyarankan agar media menghubungi pejabat pelaksana kegiatan (PPKom dan PPTK) di bidang terkait.

Silakan ke Kabid 2 selaku PPKom dan PPTK,” ucapnya singkat.

Minimnya pengawasan dan transparansi dalam proyek di area publik seperti TPA Jatibarang patut menjadi perhatian serius. Sebab, selain berpotensi merugikan keuangan daerah, pembangunan talut yang tidak sesuai standar juga dapat mengancam keselamatan lingkungan dan masyarakat sekitar apabila terjadi longsor di kemudian hari.(Tiem /Red]

 

Loading

Berita Terkait

Diduga Beroperasi Tanpa Izin, Aktivitas Galian C di Sidomukti Kendal Disorot Warga dan Aparat Diminta Bertindak
Pemkot Semarang Turun Tangan! Proyek Rumah Makan Diduga Serobot Pondasi Warga, Ancaman Bangunan Mengintai
Viral ,Lakukan Aksi Tak Terpuji di Ruang Publik, Polres Sragen Amankan Pria Diduga ODGJ
Diduga Timbun Solar Ilegal, Aktivitas PT RizQi Artha Sejahtera di Terboyo Wetan Jadi Sorotan
Bekas Galian C Dibiarkan Menganga, Jalan Bayumeneng di Ambang Amblas—Warga Bongkar Dugaan Main Mata Oknum Kecamatan
Tambang Galian C Membandel di Jateng, ESDM Murka: Ngeyel Dicabut, Main Malam Disikat!
NEKAT! ISTRI SAH PALSU KAN KEMATIAN SUAMI DEMI NIKAH SIRI!!!, MODIN DIDUGA TERLIBAT
DUSUN KRAJAN GROBOGAN GEGER! PROYEK TALUD TANPA SOSIALISASI DAN PAPAN INFORMASI, WARGA DESA NGARAP ARAP MENUNTUT KEJELASAN

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 23:21

Diduga Beroperasi Tanpa Izin, Aktivitas Galian C di Sidomukti Kendal Disorot Warga dan Aparat Diminta Bertindak

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:59

Pemkot Semarang Turun Tangan! Proyek Rumah Makan Diduga Serobot Pondasi Warga, Ancaman Bangunan Mengintai

Senin, 26 Januari 2026 - 13:53

Viral ,Lakukan Aksi Tak Terpuji di Ruang Publik, Polres Sragen Amankan Pria Diduga ODGJ

Sabtu, 24 Januari 2026 - 18:27

Diduga Timbun Solar Ilegal, Aktivitas PT RizQi Artha Sejahtera di Terboyo Wetan Jadi Sorotan

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:46

Bekas Galian C Dibiarkan Menganga, Jalan Bayumeneng di Ambang Amblas—Warga Bongkar Dugaan Main Mata Oknum Kecamatan

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:27

Tambang Galian C Membandel di Jateng, ESDM Murka: Ngeyel Dicabut, Main Malam Disikat!

Jumat, 2 Januari 2026 - 19:49

NEKAT! ISTRI SAH PALSU KAN KEMATIAN SUAMI DEMI NIKAH SIRI!!!, MODIN DIDUGA TERLIBAT

Kamis, 25 Desember 2025 - 18:31

DUSUN KRAJAN GROBOGAN GEGER! PROYEK TALUD TANPA SOSIALISASI DAN PAPAN INFORMASI, WARGA DESA NGARAP ARAP MENUNTUT KEJELASAN

Berita Terbaru

error: Content is protected !!