KAB.SEMARANG | JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM –Paguyuban Reog Langen Sari menggelar peringatan hari jadi ke-8 secara meriah di lapangan terbuka, Sabtu( 25/10) (Acara tersebut dihadiri oleh para anggota paguyuban dan warga sekitar yang antusias menyaksikan berbagai pertunjukan seni dan hiburan.
Tenda-tenda warna-warni berdiri di sekeliling area acara, menambah semarak suasana dengan latar pegunungan yang indah. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus upaya melestarikan seni dan budaya Reog di wilayah Kabupaten Semarang.
Para anggota tampak kompak mengenakan seragam kebanggaan paguyuban, menikmati jalannya acara dari awal hingga akhir. Penampilan grup Reyog Krido Mudo Budoyo menjadi salah satu daya tarik utama malam itu.

Acara diawali dengan sambutan dari sesepuh Langensari Timur, Ripto Sambodro, yang menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan kegiatan.
“Terima kasih kepada masyarakat yang turut mendukung, baik dengan tenaga maupun materi. Semoga selama acara tidak ada keributan, dan kegiatan ini dapat berjalan lancar,” ujar Ripto dalam sambutannya.
Selain menjadi hiburan rakyat, kegiatan ini juga membawa dampak positif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Salah satu pegiat UMKM, Ricky Wijaya, mengaku senang dengan adanya acara budaya tersebut.
“Pagelaran budaya seperti ini sangat membantu meningkatkan penjualan. Ekonomi masyarakat ikut hidup,” tuturnya.
Peringatan hari jadi Paguyuban Reog Langen Sari pun ditutup dengan doa bersama serta penampilan atraktif para penari reog yang memukau penonton hingga malam hari.
Pewarta : Nyoto S






