Menari Bersama Polisi” Aipda Ridha Bimbing Generasi Muda Cinta Budaya

redaksi

Sabtu, 8 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota.Magelang -Seni tari tradisional bukan sekadar hiburan, tetapi bagian dari identitas budaya yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang. Hal inilah yang menjadi pegangan Aipda Ridha Susadam, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tidar Selatan, Kecamatan Magelang Selatan, yang tak hanya bertugas sebagai seorang Polisi, tetapi juga menjadi penjaga budaya melalui seni tari.

Di tengah tugasnya sebagai anggota Polres Magelang Kota, Aipda Ridha dengan penuh dedikasi mengelola Sanggar Tari Rampak Buto, tempat di mana 30 anak didik belajar seni tari tradisional tanpa dipungut biaya. Baginya, pelestarian budaya harus dimulai dari generasi muda, agar mereka mengenal dan mencintai warisan leluhur.


Di temui di Mapolres Magelang Kota, Aipda Ridha mengatakan kecintaannya terhadap seni tari bukanlah hal baru. Sejak tahun 2003, ia telah mendirikan Sanggar Tari Satrio Budaya di Muntilan, kota kelahirannya. Lalu, sejak ditugaskan di Magelang pada tahun 2022, ia mulai mengembangkan seni tari di wilayah binaannya dengan membina Group Tari Cipto Manunggal. Grup ini sebenarnya telah berdiri sejak tahun 1982, namun perkembangannya semakin pesat setelah Aipda Ridha bergabung dan mengelolanya secara lebih modern.

Beberapa tarian khas yang ia ajarkan di antaranya Tari Topeng Ireng, yang sarat makna filosofis, Tari Kubro Siswo, yang mengandung nilai spiritual, serta Tari Rampak Buto, yang mencerminkan energi dan kekuatan.

Tak hanya membimbing anak-anak di sanggarnya, Aipda Ridha juga aktif membawa mereka tampil dalam berbagai event budaya, termasuk dalam Kirab Budaya HUT Kota Magelang. Kegiatan ini menjadi ajang bagi para penari muda untuk menunjukkan kebolehan mereka sekaligus merasakan kebanggaan sebagai pewaris budaya daerah.



Salah satu peserta tari, Kurniawan, mengungkapkan rasa senangnya bisa belajar langsung dari seorang polisi yang juga seorang seniman.

” Saya merasa senang ada guru tari seperti Pak Sadam, apalagi beliau seorang polisi. Harapan saya, ke depan sanggar ini bisa mendapat dukungan dari Pemda maupun Polres agar kesenian di Magelang tetap lestari dan memiliki generasi penerus,” ujarnya.

Apresiasi terhadap dedikasi Aipda Ridha juga datang dari Kapolres Magelang Kota, AKBP Anita Indah Setyaningrum, S.I.K., M.H.. Menurutnya, peran Aipda Ridha mencerminkan sosok polisi yang humanis yang dapat menjadi inspirasi.

“Apa yang dilakukan oleh Aipda Ridha adalah bentuk nyata kepedulian Polres Magelang Kota terhadap pelestarian budaya bangsa. Ini adalah contoh bahwa Polisi  berperan dalam membangun karakter generasi muda melalui seni dan budaya. Kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh upaya beliau dalam melestarikan kesenian daerah,” ujar AKBP Anita. Sabtu (8/2)

Sebelum menutup, Aipda Ridha menjelaskan, pelestarian budaya adalah panggilan jiwa yang harus terus diperjuangkan.

” Saya ingin kesenian ini tetap lestari dan diwariskan kepada generasi muda. Semoga apa yang saya lakukan bisa menginspirasi banyak orang, tidak hanya pelajar, tetapi juga masyarakat luas,” pungkasnya.

(NW)

Loading

Berita Terkait

PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan
Skandal Pembangunan MAN Salatiga: Tanpa Papan Anggaran, K3 Amburadul, Dana Dipertanyakan!
Bukan Sekadar Lomba, Kapolres Semarang Cetak Agen Perubahan Lewat Video AI Kamtibmas
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Tinjau Longsor Leyangan, Pastikan Penanganan Darurat Tanpa Kompromi
Ops Keselamatan Candi 2026, Polres Jepara Tanamkan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak
Police Go To School, Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Keselamatan Candi 2026 di SMA N 3 Demak
Gencarkan Edukasi di Ops Keselamatan Candi 2026, Sat Lantas Polres Semarang Bidik Kesadaran Pelajar
Gandeng Mafindo, Dihadiri Kapolda Jateng, Polres Semarang Bekali Pelajar Pelatihan AI

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:23

PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:05

Skandal Pembangunan MAN Salatiga: Tanpa Papan Anggaran, K3 Amburadul, Dana Dipertanyakan!

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:16

Bukan Sekadar Lomba, Kapolres Semarang Cetak Agen Perubahan Lewat Video AI Kamtibmas

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:21

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Tinjau Longsor Leyangan, Pastikan Penanganan Darurat Tanpa Kompromi

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:48

Ops Keselamatan Candi 2026, Polres Jepara Tanamkan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Senin, 9 Februari 2026 - 16:07

Police Go To School, Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Keselamatan Candi 2026 di SMA N 3 Demak

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:43

Gencarkan Edukasi di Ops Keselamatan Candi 2026, Sat Lantas Polres Semarang Bidik Kesadaran Pelajar

Kamis, 5 Februari 2026 - 19:18

Gandeng Mafindo, Dihadiri Kapolda Jateng, Polres Semarang Bekali Pelajar Pelatihan AI

Berita Terbaru

error: Content is protected !!