Empat Pelaku Mencuri Tomat Dengan Barang Bukti Seberat 50 Kg” Berhasil Di Amankan Polsek Getasan

Rabu, 28 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB.SEMARANG-JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM, Diduga melakukan pencurian buah Tomat sebanyak 50 Kg di daerah Desa Manggihan, Kecamatan Getasan, Kab Semarang, Minggu (25/05/2025) dini hari sekitar pukul 00.40 wib, sebanyak 4 orang pelaku berhasil diringkus jajaran Polsek Getasan. Kini, ke 4 pelaku mendekam di sel tahanan Mapolsek Getasan. Demikian diungkapkan Wakapolres Semarang Kompol Erwin Chan Siregar didampingi Kasi Humas AKP Pri Handayani dalam keterangannya kepada awak media di Polres Semarang, Rabu (28/05/2025) siang.

 

“Ke empat pelaku yakni AR, DF, FT, dan RY usai mencuri tomat berhasil diamankan petugas Polsek Getasan. Bahkan, mobil pengangkut tomat curian dengan NOPOL H 1942 NP juga sempat dirusak warga,” ujar Kompol Erwin Chan Siregar.

 

Ditambahkan, bahwa aksi pencurian Tomat ini pertama kali diketahui oleh seorang petugas keamanan yang sedang berjaga malam di pabrik susu daerah Manggihan, Getasan. Saat itu, ada mobil parkir di sekitaran pabrik susu dan didalam mobil ada 4 orang maupun satu karung Tomat. Karena merasa curiga, petugas keamanan itu langsung melaporkannya ke Polsek Getasan.

 

“Menindaklanjuti laporan warga, sejumlah petugas Polsek Getasan langsung mendatangi lokasi yang dimaksudkan itu. Tanpa ada kesulitan, petugas berhasil mengamankan ke empat pelaku beserta mobil dan buah Tomat. Kemudian para pelaku digelandang menuju Mapolsek Getasan. Kasus pencurian buah Tomat ini kini dalam penyidikan Polsek Getasan,” katanya.

 

Keempat pelaku merupakan warga Ungaran, Kab Semarang dan Kota Semarang. Warga yang sudah geram dengan ulah pelaku, sempat melampiaskan kemarahannya kepada para pelaku serta merusak mobil yang dibawa pelaku. Namun, petugas kepolisian akhirnya berhasil mengendalikan situasi yang sempat memanas itu dan warga diminta bubar dan kasusnya langsung ditangani Polsek Getasan..(Edy Bondan-Red)

Loading

Berita Terkait

PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan
Skandal Pembangunan MAN Salatiga: Tanpa Papan Anggaran, K3 Amburadul, Dana Dipertanyakan!
Bukan Sekadar Lomba, Kapolres Semarang Cetak Agen Perubahan Lewat Video AI Kamtibmas
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Tinjau Longsor Leyangan, Pastikan Penanganan Darurat Tanpa Kompromi
Ops Keselamatan Candi 2026, Polres Jepara Tanamkan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak
Police Go To School, Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Keselamatan Candi 2026 di SMA N 3 Demak
Gencarkan Edukasi di Ops Keselamatan Candi 2026, Sat Lantas Polres Semarang Bidik Kesadaran Pelajar
Gandeng Mafindo, Dihadiri Kapolda Jateng, Polres Semarang Bekali Pelajar Pelatihan AI
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:23

PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:05

Skandal Pembangunan MAN Salatiga: Tanpa Papan Anggaran, K3 Amburadul, Dana Dipertanyakan!

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:16

Bukan Sekadar Lomba, Kapolres Semarang Cetak Agen Perubahan Lewat Video AI Kamtibmas

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:21

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Tinjau Longsor Leyangan, Pastikan Penanganan Darurat Tanpa Kompromi

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:48

Ops Keselamatan Candi 2026, Polres Jepara Tanamkan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Senin, 9 Februari 2026 - 16:07

Police Go To School, Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Keselamatan Candi 2026 di SMA N 3 Demak

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:43

Gencarkan Edukasi di Ops Keselamatan Candi 2026, Sat Lantas Polres Semarang Bidik Kesadaran Pelajar

Kamis, 5 Februari 2026 - 19:18

Gandeng Mafindo, Dihadiri Kapolda Jateng, Polres Semarang Bekali Pelajar Pelatihan AI

Berita Terbaru

error: Content is protected !!