Diduga Abaikan K3, Satu Pekerja Tewas di Proyek Jembatan Dempet

redaksi

Selasa, 21 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Demak | jejakkasusindonesianews.com-Kecelakaan kerja terjadi di proyek pembangunan jembatan yang berlokasi di depan Kantor Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak, pada Selasa (21/10/2025) sekitar pukul 10.30 WIB. Satu pekerja dilaporkan meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka setelah tertimpa pancang beton.

Berdasarkan informasi di lapangan, kecelakaan diduga akibat kelalaian dalam penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Sejumlah pekerja disebut tidak mengenakan alat pelindung diri (APD) secara lengkap saat bekerja di area berisiko tinggi.

Seorang warga sekitar menuturkan, sejak awal proyek sudah tampak kurang memperhatikan aspek keselamatan.

“Dari awal sudah kelihatan tidak aman. Pekerja sering tidak pakai helm atau rompi pelindung. Kami khawatir, dan ternyata benar terjadi kecelakaan,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Dempet AKP Ririk membenarkan adanya insiden tersebut.

“Benar, saat ini masih dalam proses penyidikan,” tegasnya singkat saat dihubungi melalui pesan WhatsApp.

Petugas kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan penyelidikan di lokasi untuk memastikan penyebab pasti kejadian. Sementara korban luka telah dilarikan ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan perawatan medis.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kontraktor maupun instansi pelaksana proyek belum memberikan keterangan resmi terkait insiden yang menelan korban jiwa tersebut.(Yogie PS)

 

 

Berita Terkait

Ledakan Mercon di Pituruh Hancurkan Rumah, 5 Warga Luka Bakar,Polisi Turun Tangan
Diduga Korsleting Mesin, Mobil Warga Semarang Ludes Terbakar di Tengah Tol
Brutal! Lawan Polisi dan Rampas Barang Bukti Saat Razia, 4 Pemuda Kudus Terancam 15 Tahun Penjara
Petasan Maut Meledak Jelang Takbiran di Semarang: Bocah 9 Tahun Tewas, Rumah Hancur
Si Jago Merah Ngamuk di Tengaran, Usaha Oven Kayu Terbakar” Kerugian Tembus Rp50 Juta
Lagi! Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Sungai, DP3KB Semarang Serukan Gerakan Empati Massal
Sadis! Bayi Perempuan Dibuang di Sungai Senjoyo, Warga Boto Bancak Dibuat Geger
Tragis! Bayi Prematur Dibuang Dalam Kaleng Bekas Roti di Sungai Leyangan, Polisi Buru Pelaku

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 15:38

Ledakan Mercon di Pituruh Hancurkan Rumah, 5 Warga Luka Bakar,Polisi Turun Tangan

Minggu, 22 Maret 2026 - 13:48

Diduga Korsleting Mesin, Mobil Warga Semarang Ludes Terbakar di Tengah Tol

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:31

Brutal! Lawan Polisi dan Rampas Barang Bukti Saat Razia, 4 Pemuda Kudus Terancam 15 Tahun Penjara

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:43

Petasan Maut Meledak Jelang Takbiran di Semarang: Bocah 9 Tahun Tewas, Rumah Hancur

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:04

Si Jago Merah Ngamuk di Tengaran, Usaha Oven Kayu Terbakar” Kerugian Tembus Rp50 Juta

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:12

Lagi! Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Sungai, DP3KB Semarang Serukan Gerakan Empati Massal

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:55

Sadis! Bayi Perempuan Dibuang di Sungai Senjoyo, Warga Boto Bancak Dibuat Geger

Senin, 16 Maret 2026 - 16:14

Tragis! Bayi Prematur Dibuang Dalam Kaleng Bekas Roti di Sungai Leyangan, Polisi Buru Pelaku

Berita Terbaru

error: Content is protected !!