Pati||Jejakkasusindonesianews.com Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Jawa Tengah melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan personel yang ditugaskan dalam pengamanan aksi unjuk rasa di Kabupaten Pati. Pemeriksaan dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Pati sejak pukul 07.00 WIB.
Langkah ini diambil guna memastikan seluruh proses pengamanan berlangsung sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) serta menjunjung tinggi pendekatan humanis dan profesional. Dalam pengecekan tersebut, Bidpropam memastikan tidak ada anggota yang membawa senjata api atau pentungan sebagai bentuk komitmen terhadap pengamanan persuasif.
Kabid Propam Polda Jateng, Kombes Pol Saiful Anwar, menegaskan pentingnya pengawasan ketat sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan untuk mencegah pelanggaran oleh personel di lapangan.
“Kami pastikan tidak ada yang membawa senjata api. Semua bertindak sesuai SOP dan tetap mengedepankan pendekatan humanis,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menambahkan bahwa pengendalian internal merupakan pondasi utama pengamanan yang profesional. Ia menegaskan bahwa Polri bukanlah lawan dari pengunjuk rasa, melainkan mitra demokrasi yang bertugas memastikan aspirasi disampaikan secara tertib dan aman.
“Polri hadir sebagai penjaga demokrasi, bukan pihak yang dihadapi oleh massa aksi,” tegasnya.
Polda Jateng berkomitmen untuk terus menjaga netralitas, etika profesi, dan menjunjung tinggi hak warga negara dalam menyampaikan pendapat di muka umum.
(Kang Adi Redaksi)
![]()






