Berita Terhangat Baru-Baru ini Kajari Karanganyar : Usut Dugaan Korupsi Rp 7,7 Miliar di Perusahaan Daerah

redaksi

Minggu, 21 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar : ilustrasi korupsi
Karanganyar||Jejakkasusindonesia.com

Baru beberapa waktu menjabat, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karanganyar, Roberth Jimmy Lambila, kembali membuat gebrakan dengan mengusut dugaan korupsi besar di salah satu perusahaan umum daerah di Kabupaten Karanganyar.

Sebelumnya, ia telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus penjualan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang melibatkan staf anggota DPR RI.

Kajari Karanganyar, Roberth Jimmy Lambila, tengah mengusut dugaan korupsi yang melibatkan dana senilai Rp 7,7 miliar milik Pemkab Karanganyar di perusahaan umum daerah. Kasus ini mencuat setelah perusahaan umum daerah di Karanganyar menitipkan uang senilai Rp 4,4 miliar di salah satu bank pembiayaan rakyat syariah (BPRS) di Kota Solo. Namun, uang tersebut tidak jelas keberadaannya. Kajari Karanganyar, Roberth Jimmy Lambila, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi yang diduga mengetahui alur dugaan korupsi ini.

“Tim sudah melakukan penyelidikan intensif terkait penyebab menguapnya uang senilai Rp 4,4 miliar itu,” terang Roberth pada Jumat (19/7/2024).

Selain itu, ditemukan juga dugaan pemberian fasilitas kredit fiktif senilai Rp 3,3 miliar kepada pihak tertentu oleh perusahaan umum daerah tersebut. Roberth menjelaskan bahwa total kerugian pemerintah akibat tindakan ini mencapai Rp 7,7 miliar. Saat ini, tim kejaksaan sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menentukan apakah kasus ini sudah layak ditingkatkan ke tahap penyidikan atau masih perlu diperdalam.

Kasus ini bermula saat perusahaan umum daerah di Karanganyar menitipkan uang senilai Rp 4,4 miliar di salah satu bank pembiayaan rakyat syariah (BPRS) di Kota Solo. Namun, uang tersebut tidak jelas keberadaannya, dan pihak kejaksaan masih menyelidiki penyebab hilangnya uang tersebut. Yang tak kalah mengejutkan, jaksa Kejari Karanganyar menemukan dugaan pemberian fasilitas kredit fiktif kepada pihak tertentu oleh perusahaan umum daerah bersangkutan senilai Rp 3,3 miliar.

Dengan total kerugian pemerintah yang mencapai Rp 7,7 miliar, Kajari Karanganyar memastikan bahwa pihaknya akan terus melakukan penyelidikan secara mendalam dan segera melakukan ekspose untuk menentukan langkah hukum selanjutnya

(Redaksi)

Loading

Berita Terkait

PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan
Skandal Pembangunan MAN Salatiga: Tanpa Papan Anggaran, K3 Amburadul, Dana Dipertanyakan!
Bukan Sekadar Lomba, Kapolres Semarang Cetak Agen Perubahan Lewat Video AI Kamtibmas
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Tinjau Longsor Leyangan, Pastikan Penanganan Darurat Tanpa Kompromi
Ops Keselamatan Candi 2026, Polres Jepara Tanamkan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak
Police Go To School, Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Keselamatan Candi 2026 di SMA N 3 Demak
Gencarkan Edukasi di Ops Keselamatan Candi 2026, Sat Lantas Polres Semarang Bidik Kesadaran Pelajar
Gandeng Mafindo, Dihadiri Kapolda Jateng, Polres Semarang Bekali Pelajar Pelatihan AI

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:23

PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:05

Skandal Pembangunan MAN Salatiga: Tanpa Papan Anggaran, K3 Amburadul, Dana Dipertanyakan!

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:16

Bukan Sekadar Lomba, Kapolres Semarang Cetak Agen Perubahan Lewat Video AI Kamtibmas

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:21

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Tinjau Longsor Leyangan, Pastikan Penanganan Darurat Tanpa Kompromi

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:48

Ops Keselamatan Candi 2026, Polres Jepara Tanamkan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Senin, 9 Februari 2026 - 16:07

Police Go To School, Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Keselamatan Candi 2026 di SMA N 3 Demak

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:43

Gencarkan Edukasi di Ops Keselamatan Candi 2026, Sat Lantas Polres Semarang Bidik Kesadaran Pelajar

Kamis, 5 Februari 2026 - 19:18

Gandeng Mafindo, Dihadiri Kapolda Jateng, Polres Semarang Bekali Pelajar Pelatihan AI

Berita Terbaru

error: Content is protected !!