Laporan|Teguh : Editor |Witriyani
SEMARANG|Jejakkaausindonesianews.com– Pemandangan tak biasa terlihat di kawasan Jalan Duku, Lamper, Semarang Selatan, Rabu sore. Puluhan atlet dan pengurus Singo Barong Boxing Camp turun ke jalan, bukan untuk bertanding di atas ring, melainkan berbagi paket takjil kepada masyarakat dan pengendara yang melintas.
Aksi sosial ini dipimpin langsung oleh Ketua Singo Barong Boxing Camp, Didik. Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa para petinju tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga menjunjung tinggi nilai empati dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Semarang.
Didik menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari pembentukan karakter para atlet. Menurutnya, seorang petarung sejati tidak hanya kuat di atas ring, tetapi juga memiliki hati besar untuk berbagi.
“Ini bukan sekadar latihan fisik. Kami ingin menanamkan bahwa fighter sejati adalah mereka yang peduli dan bermanfaat bagi sesama,” ujarnya di sela kegiatan.
Momentum Ramadan dimanfaatkan oleh keluarga besar Singo Barong Boxing Camp untuk melakukan transformasi nilai, dari latihan keras menjadi aksi nyata yang berdampak sosial. Para atlet tampak antusias membagikan takjil sambil menyapa warga dengan ramah.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya pengguna jalan yang masih dalam perjalanan saat waktu berbuka puasa tiba.
“Semoga apa yang kami lakukan hari ini membawa berkah dan bisa terus kami lakukan secara konsisten,” tambah Didik.
Aksi berbagi tersebut ditutup dengan doa bersama serta komitmen untuk terus menghadirkan kegiatan positif di luar agenda latihan rutin.
Tentang Singo Barong Boxing Camp
Singo Barong Boxing Camp merupakan sasana tinju di Semarang yang berfokus pada pengembangan atlet lokal, sekaligus membangun karakter disiplin, sportivitas, dan kepedulian sosial di kalangan anggotanya.






