Laporan |M.Supadi
KABUPATEN SEMARANG | Jejakkasusindonesianews.com – Kebakaran hebat menghanguskan rumah milik Kusmin (60), warga Dusun Jumbleng RT 03 RW 05, Desa Wonokerto, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang, Kamis (12/02/2026) dini hari sekitar pukul 02.40 WIB. Peristiwa yang terjadi saat warga masih terlelap ini diduga dipicu konsleting arus listrik.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kebakaran pertama kali diketahui Suprihati yang terbangun karena merasakan hawa panas di dalam kamar. Saat tersadar, api sudah membakar bagian kamar dan mulai membesar.
“Saya kaget, terasa panas saat tidur. Ternyata di dalam kamar sudah ada api yang membakar. Saya langsung lari keluar sambil teriak minta tolong,” ungkap Suprihati.
Teriakan tersebut membuat warga sekitar berdatangan dan berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, kobaran api yang cepat membesar membuat upaya warga belum membuahkan hasil.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, pihaknya menerima laporan dari Nurhayati, tetangga korban, dan langsung mengerahkan petugas Damkar Pos Bringin ke lokasi.
“Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan pemadaman. Rumah kayu berukuran 9 x 12 meter itu sudah terbakar cukup parah. Api akhirnya berhasil dipadamkan dengan bantuan warga,” jelas Anang.
Akibat kebakaran tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian materiil sekitar Rp175 juta. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
Pasca kebakaran, Kusmin dan keluarga untuk sementara mengungsi ke rumah kerabat yang masih berada di Dusun Jumbleng, tidak jauh dari lokasi kejadian. Setelah api berhasil dipadamkan, warga bersama Satlinmas, personel Polsek dan Koramil setempat bahu-membahu mengevakuasi serta menyelamatkan barang-barang yang masih bisa digunakan.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap instalasi listrik di rumah, terutama saat malam hari ketika penghuni tengah beristirahat.(..)






