Laporan | Mulyono
DEMAK | Jejakkasusindonesianews.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Demak menerjunkan Polisi Wanita (Polwan) dalam kegiatan patroli dialogis di sejumlah obyek vital, Sabtu (7/2/2026). Kegiatan ini menyasar Pasar Bintoro serta kawasan wisata religi Kompleks Makam Sunan Kalijaga, Kadilangu, Kabupaten Demak.
Patroli dialogis tersebut merupakan bagian dari rangkaian Operasi Keselamatan Candi 2026 yang dilaksanakan selama 14 hari, terhitung sejak 2 hingga 15 Februari 2026. Dalam kegiatan ini, Polwan Satlantas Demak mengedepankan pendekatan humanis dengan memberikan edukasi dan sosialisasi langsung kepada masyarakat tentang pentingnya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.
Kepala Urusan Pembinaan dan Operasional (Kaur Bin Ops) Satlantas Polres Demak, Iptu Djoko Prayitno, mengatakan bahwa patroli dialogis dilakukan sebagai langkah persuasif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya di pusat aktivitas publik dan kawasan wisata religi.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung Operasi Keselamatan Candi 2026 dengan mematuhi peraturan lalu lintas, baik pedagang, pengunjung pasar, maupun para peziarah,” ujar Iptu Djoko.
Ia menjelaskan, sasaran Operasi Keselamatan Candi 2026 meliputi berbagai pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, di antaranya pengendara tidak menggunakan helm, melawan arus, menggunakan ponsel saat berkendara, pengendara di bawah umur, serta kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan administrasi.
Selain edukasi tertib berlalu lintas, petugas juga menyampaikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di lokasi yang rawan kepadatan arus lalu lintas dan keramaian, guna mencegah terjadinya gangguan keamanan maupun kecelakaan.
Menurut Iptu Djoko, tujuan utama Operasi Keselamatan Candi 2026 adalah menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, meningkatkan kesadaran serta disiplin masyarakat, sekaligus mewujudkan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif di wilayah Kabupaten Demak.
“Melalui edukasi yang humanis dan dialogis ini, kami berharap masyarakat semakin memahami bahwa keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama,” pungkasnya.
![]()






