Kontrol Sosial yang Tergadai, KRT Ardhi Solehudin Soroti Oknum “Wartawan Pencari Celah”

redaksi

Sabtu, 25 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jawa Tengah|jejakkasusindonesianews.com- KRT Ardhi Solehudin, W., Pengamat Integritas Publik, Pemilik Media Realita Grup sekaligus Ketua PPWI (Persatuan Pewarta Warga Indonesia) Jawa Tengah, melayangkan kritik tajam terhadap praktik sejumlah oknum di lapangan yang mencoreng marwah profesi jurnalis.

Menurut Ardhi, pandangan negatif publik bahwa banyak oknum wartawan mencari-cari kesalahan demi kepentingan pribadi bukanlah isapan jempol. Namun, ia menegaskan, pelaku praktik tersebut bukan jurnalis sejati, melainkan oknum yang menyalahgunakan identitas pers di luar koridor etik dan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.

Kontrol Sosial Bukan Alat Pemerasan

Ardhi menegaskan, fungsi kontrol sosial dalam jurnalistik sejatinya digunakan untuk mewujudkan transparansi dan akuntabilitas publik. Wartawan profesional, kata dia, bekerja dengan prinsip berimbang, mengedepankan fakta dan kebenaran.

Namun, ia menyayangkan masih adanya penyimpangan fatal terhadap fungsi mulia tersebut.

“Di lapangan, kami masih menyaksikan praktik yang sangat memalukan. Oknum menemukan celah kesalahan, lalu mengancam akan memberitakannya. Ironisnya, setelah disodorkan ‘nilai rupiah’, berita itu berhenti tayang. Lebih parah lagi, jika uang damai ditolak, mereka menyuruh rekan sesama oknum untuk datang lagi. Ini seperti skema pemerasan berantai,” tegas Ardhi.

Fenomena Wartawan Amplop, Kanker Kepercayaan Publik

Ardhi menilai, praktik “wartawan amplop” atau “wartawan bodrek” merupakan kanker moral yang menggerogoti kepercayaan masyarakat terhadap dunia pers.

“Profesi jurnalis yang seharusnya menjadi pilar demokrasi kini tereduksi menjadi alat tawar-menawar demi kepentingan pribadi,” ujarnya.

Pesan Keras untuk Insan Pers

Di akhir pernyataannya, KRT Ardhi Solehudin menyerukan agar insan pers menjaga integritas dan kembali pada nilai-nilai etik jurnalistik.

“Pilihlah jalan integritas. Jadikan etika sebagai panduan, dan pena sebagai alat pencerahan — bukan senjata untuk memeras. Kita harus menjaga marwah pers dari oknum-oknum yang hanya berburu keuntungan sesaat, sebelum kepercayaan publik benar-benar hilang.(Buyung)

 

Berita Terkait

Alarm PWI ” Karya Jurnalistik Terancam, UU Hak Cipta Harus Direvisi
Skandal Pers Meledak” Oknum Media ‘Kowar- Kowar , Diduga Copas Berita & Hapus Konten Berbayar, ELBEHA Barometer Murka!!
Liputan Dihalangi, Kasus Ngawi Meledak! MNN Media Tempuh Jalur Hukum dan Dewan Pers
DIUSIR SAAT LIPUTAN, WARTAWAN LAPORKAN OKNUM PUSKESMAS SINE KE Dewan Pers ” ADA APA DENGAN KETERBUKAAN INFORMASI?
Jejakkasusindonesianews.com Resmi Berhentikan Empat Personel Redaksi
Sri Hartono Mengamuk! Praktik Takedown Berita Disebut Kejahatan Pers, Integritas Media Dipertaruhkan
Wartawan Diduga Diintimidasi Oknum Polisi di Tanggamus, Pimpinan Patroli 86 Minta Kapolri Turun Tangan
Sinergi dan Sejarah Jadi Sorotan, Kapolres Salatiga Rangkul Insan Pers di Ramadan 1447 H

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 15:03

Alarm PWI ” Karya Jurnalistik Terancam, UU Hak Cipta Harus Direvisi

Sabtu, 25 April 2026 - 17:56

Skandal Pers Meledak” Oknum Media ‘Kowar- Kowar , Diduga Copas Berita & Hapus Konten Berbayar, ELBEHA Barometer Murka!!

Jumat, 17 April 2026 - 19:30

Liputan Dihalangi, Kasus Ngawi Meledak! MNN Media Tempuh Jalur Hukum dan Dewan Pers

Jumat, 17 April 2026 - 18:22

DIUSIR SAAT LIPUTAN, WARTAWAN LAPORKAN OKNUM PUSKESMAS SINE KE Dewan Pers ” ADA APA DENGAN KETERBUKAAN INFORMASI?

Rabu, 8 April 2026 - 13:27

Jejakkasusindonesianews.com Resmi Berhentikan Empat Personel Redaksi

Senin, 23 Maret 2026 - 21:22

Sri Hartono Mengamuk! Praktik Takedown Berita Disebut Kejahatan Pers, Integritas Media Dipertaruhkan

Selasa, 10 Maret 2026 - 10:34

Wartawan Diduga Diintimidasi Oknum Polisi di Tanggamus, Pimpinan Patroli 86 Minta Kapolri Turun Tangan

Senin, 2 Maret 2026 - 22:25

Sinergi dan Sejarah Jadi Sorotan, Kapolres Salatiga Rangkul Insan Pers di Ramadan 1447 H

Berita Terbaru

error: Content is protected !!