Perizinan Tempat Wisata di Kabupaten Semarang Jadi Sorotan: Ada Apa di Baliknya?

Minggu, 8 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab.Semarang-Jejakkasusindonesianews.com, Sejumlah pihak mulai angkat bicara terkait perizinan pengelolaan tempat wisata di Kabupaten Semarang yang dinilai sarat kejanggalan. Mulai dari kalangan pemerhati lingkungan, tokoh masyarakat, hingga LAI BPAN DPD Jawa Tengah, LSM lokal semuanya mempertanyakan transparansi dan legalitas sejumlah destinasi wisata yang belakangan tumbuh pesat namun diduga belum mengantongi izin lengkap.

Salah satu sorotan utama jatuh pada beberapa lokasi wisata alam di kawasan lereng Gunung Merbabu dan Ungaran. Lokasi-lokasi tersebut ramai dikunjungi wisatawan, namun menurut data dari Dinas Pariwisata dan Dinas Lingkungan Hidup setempat, masih banyak yang belum memiliki dokumen Amdal atau izin lingkungan yang sah.

“Bagaimana mungkin sebuah kawasan yang masuk dalam zona rawan longsor bisa dijadikan destinasi tanpa kajian lingkungan memadai?” ungkap Yoyok Sakiran, Ketua LAI BPAN DPD Jateng.

Tak hanya soal izin lingkungan, dugaan pelanggaran tata ruang juga mencuat. Beberapa objek wisata disebut-sebut berdiri di lahan yang semestinya diperuntukkan untuk konservasi atau pertanian produktif. Dugaan praktik “tebang pilih” dalam pemberian izin pun menyeruak, terutama ketika diketahui beberapa tempat yang dikelola oleh investor besar melenggang mulus, sementara pengusaha lokal kerap menemui kendala.

Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Siti Lestari, menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan audit internal terhadap sejumlah izin usaha wisata.

“Kami terbuka terhadap laporan masyarakat. Jika ditemukan pelanggaran, tentu akan kami tindak tegas sesuai aturan,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Jumat (6/6/2025) sore

Namun pernyataan tersebut belum cukup meredam kritik publik. Banyak pihak mendesak dibukanya data perizinan secara transparan kepada masyarakat, serta dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap tempat-tempat wisata yang sudah beroperasi.

“Kabupaten Semarang tidak boleh dikorbankan demi keuntungan segelintir orang. Pariwisata itu harus berkelanjutan, bukan asal ramai,” tegas Diah Pranata, akademisi dari Universitas Negeri Semarang.

“Hal ini juga di sampaikan Investigasi LAI Badan Penelitian Aset Negara DPD Jawa Tengah, M.Supadi panggilan akrabnya, Kang Adi” Beberapa minggu belakangan ini kami juga menemukan Wahana Wisata seperti Dusun Semilir Bawen, di situ banyak tempat bermain, Hotel, Bangunan bangunan permanen yang mana tidak berijin” ungkapnya.

Publik kini menunggu langkah tegas dari aparat penegak hukum dan instansi terkait. Jika dugaan pelanggaran ini benar, bukan hanya soal izin yang jadi masalah, melainkan juga integritas tata kelola daerah yang dipertaruhkan.

[Yogie PS & Tiem]

Loading

Berita Terkait

PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan
Skandal Pembangunan MAN Salatiga: Tanpa Papan Anggaran, K3 Amburadul, Dana Dipertanyakan!
Bukan Sekadar Lomba, Kapolres Semarang Cetak Agen Perubahan Lewat Video AI Kamtibmas
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Tinjau Longsor Leyangan, Pastikan Penanganan Darurat Tanpa Kompromi
Ops Keselamatan Candi 2026, Polres Jepara Tanamkan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak
Police Go To School, Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Keselamatan Candi 2026 di SMA N 3 Demak
Gencarkan Edukasi di Ops Keselamatan Candi 2026, Sat Lantas Polres Semarang Bidik Kesadaran Pelajar
Gandeng Mafindo, Dihadiri Kapolda Jateng, Polres Semarang Bekali Pelajar Pelatihan AI
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:23

PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:05

Skandal Pembangunan MAN Salatiga: Tanpa Papan Anggaran, K3 Amburadul, Dana Dipertanyakan!

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:16

Bukan Sekadar Lomba, Kapolres Semarang Cetak Agen Perubahan Lewat Video AI Kamtibmas

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:21

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Tinjau Longsor Leyangan, Pastikan Penanganan Darurat Tanpa Kompromi

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:48

Ops Keselamatan Candi 2026, Polres Jepara Tanamkan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Senin, 9 Februari 2026 - 16:07

Police Go To School, Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Keselamatan Candi 2026 di SMA N 3 Demak

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:43

Gencarkan Edukasi di Ops Keselamatan Candi 2026, Sat Lantas Polres Semarang Bidik Kesadaran Pelajar

Kamis, 5 Februari 2026 - 19:18

Gandeng Mafindo, Dihadiri Kapolda Jateng, Polres Semarang Bekali Pelajar Pelatihan AI

Berita Terbaru

error: Content is protected !!