Dugaan Penyelewengan Retribusi Pasar Patimuan”  Saatnya Akuntabilitas Bicara

Minggu, 20 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cilacap-Jejakkasusindonesianews.com Denyut nadi ekonomi masyarakat berirama di Pasar Desa Patimuan. Namun, di balik ramainya transaksi dan tawar-menawar yang menjadi ciri khas pasar tradisional, sebuah tanya menggelayuti benak para pedagang: ke manakah gerangan jejak rupiah retribusi yang mereka setorkan setiap hari pasaran?

 

Bak riak kecil yang berpotensi menjelma gelombang besar, kecurigaan kuat mencuat di kalangan pedagang dan masyarakat. Mereka menduga, kontribusi yang seharusnya menjadi fondasi keuangan desa melalui Pendapatan Asli Desa (PAD) dan terukir dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), justru mengalir ke muara yang tak terduga.

 

Bayangkanlah, selembar karcis retribusi, sekecil apapun nilainya, menyimpan potensi besar untuk memajukan desa. Dana itu seharusnya menjelma infrastruktur yang lebih kokoh, fasilitas pasar yang kian nyaman, atau bahkan program pemberdayaan yang menguatkan sendi-sendi masyarakat. Namun, jika alirannya tak terungkap, impian desa yang gemilang hanyalah fatamorgana di tengah gurun ketidakpastian.

 

Keresahan ini bukan sekadar persoalan administrasi, melainkan menyentuh rasa keadilan dan kepercayaan. Para pedagang, pilar utama ekosistem desa, berhak mengetahui pasti ke mana setiap rupiah kontribusi mereka berlabuh.

 

Ketiadaan transparansi bagai jurang yang menganga, mengikis kepercayaan antara pedagang dan pemerintah desa, sebuah keretakan yang sulit dipulihkan.

 

Oleh karena itu, gemuruh keresahan ini tak bisa diabaikan. Dibutuhkan investigasi yang terang benderang dan akuntabel, memastikan setiap sen retribusi kembali ke pangkuan masyarakat desa, selaras dengan mekanisme yang tertuang dalam APBDes. Kejujuran adalah fondasi kemajuan dan kesejahteraan bersama.

 

Kini, saatnya akuntabilitas angkat bicara, menuntut kejelasan dan pertanggungjawaban atas setiap lembar karcis yang dibayarkan para pedagang Pasar Desa Patimuan.

 

Menanggapi keresahan ini, Kepala Desa Patimuan, Ahink Muttaqin, menyampaikan bahwa sejak kepemimpinannya, pengelolaan Pasar Patimuan belum diserah terimakan kepada pemerintah desa, melainkan masih berada di bawah kendali investor yang membangun pasar tersebut.

Namun, pernyataan ini seolah berbenturan dengan pengakuan seorang mantan penarik karcis pasar yang menyatakan bahwa retribusi rutin disetorkan kepada pemerintah desa setiap kali pasar beroperasi.

 

Kontradiksi ini semakin mempertegas urgensi sebuah penyelidikan mendalam. Ke mana sebenarnya aliran dana retribusi ini bermuara?

 

Transparansi dan akuntabilitas bukan hanya tuntutan, melainkan hak setiap warga desa. Saatnya kebenaran bicara, dan pertanggungjawaban menjadi suluh yang menerangi kegelapan dugaan penyelewengan ini.

(Buyung&Tiem)

Loading

Berita Terkait

Empat Santri Al Anfas Buka Suara di Polres Demak: ‘Kami Tidak Tahu Apa-Apa , Siap Bongkar Fakta Baru!
Wali Murid SMPN 3 Pucangading Desak SPMB 2026/2027 Transparan, Tolak Praktik Suap dan Manipulasi Domisili
SMK di Kebumen, Dendam Antarsekolah Turun-Temurun Terbongkar!
POLRES KENDAL TURUN TANGAN”  SISWA DISERET KE REALITA BAHAYA BULLYING DAN KENAKALAN REMAJA
Digerebek Dini Hari! Polisi Bubarkan Balap Liar di JLS Pati” 7 Remaja Diamankan
Jelang May Day, Polisi Masuk Sekolah: Siswa Diminta Tak Terprovokasi Aksi
Semarak Hari Kartini! Polisi Turun Tangan Amankan Lomba Kreatif Anak TK di Karanggede
PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:41

Empat Santri Al Anfas Buka Suara di Polres Demak: ‘Kami Tidak Tahu Apa-Apa , Siap Bongkar Fakta Baru!

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:19

Wali Murid SMPN 3 Pucangading Desak SPMB 2026/2027 Transparan, Tolak Praktik Suap dan Manipulasi Domisili

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:34

SMK di Kebumen, Dendam Antarsekolah Turun-Temurun Terbongkar!

Senin, 27 April 2026 - 20:28

POLRES KENDAL TURUN TANGAN”  SISWA DISERET KE REALITA BAHAYA BULLYING DAN KENAKALAN REMAJA

Minggu, 26 April 2026 - 11:57

Digerebek Dini Hari! Polisi Bubarkan Balap Liar di JLS Pati” 7 Remaja Diamankan

Kamis, 23 April 2026 - 11:28

Jelang May Day, Polisi Masuk Sekolah: Siswa Diminta Tak Terprovokasi Aksi

Selasa, 21 April 2026 - 18:13

Semarak Hari Kartini! Polisi Turun Tangan Amankan Lomba Kreatif Anak TK di Karanggede

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:23

PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!