KPU Kembalikan Rp 10,7 Miliar Sisa Dana Hibah Pilkada ke Pemkab Semarang

Jumat, 11 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM KAB.SEMARANG , Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang mengembalikan sisa dana hibah pemilihan bupati dan wakil bupati ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang pada Kamis, 10 April 2025.

Sisa anggaran tersebut diserahkan langsung kepada Bupati Semarang, Ngesti Nugraha.Hari ini, Pemkab Semarang menerima audiensi dengan KPU Kabupaten Semarang terkait pengembalian sisa hibah Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Semarang Tahun 2024,” kata Ngesti.

Ngesti mengapresiasi KPU Kabupaten Semarang yang telah mengembalikan sisa anggaran pemilihan kepala daerah (pilkada) ke kas daerah sebagai bentuk transparansi.

 

“Tentu kami semua mengapresiasi langkah yang dilakukan KPU Kabupaten Semarang yang juga telah menunjukkan komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran pemilihan,” tegasnya.

“Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Semarang, Bambang Setyono, menjelaskan bahwa pihaknya berkewajiban menyerahkan sisa dana hibah setelah penetapan bupati dan wakil bupati terpilih.

“Dengan telah dilantiknya bupati dan wakil bupati terpilih yang sudah kita tetapkan pada tanggal 9 Januari yang lalu, dan sesuai aturan, bahwa tiga bulan setelah ditetapkannya calon terpilih Bupati dan Wakil Bupati Semarang, maka KPU mengembalikan sisa lebih anggaran dana hibah,” jelasnya.

Ia mengungkapkan bahwa dari total dana hibah Rp 45 miliar yang diterima KPU Kabupaten Semarang, terdapat sisa anggaran sekitar Rp 10 miliar.

“Kami mengembalikan sejumlah Rp 10.796.000.000 kepada Pemkab Semarang,” jelasnya.Sisa anggaran tersebut sudah diserahkan melalui transfer sebagai keterangan pengembalian dana hibah per tanggal 8 April 2025 kemarin.Kami juga sudah menyerahkan buku laporan akhir kegiatan Pilkada Serentak 2024,” pungkasnya.(..AD-Red)

Loading

Berita Terkait

Empat Santri Al Anfas Buka Suara di Polres Demak: ‘Kami Tidak Tahu Apa-Apa , Siap Bongkar Fakta Baru!
Wali Murid SMPN 3 Pucangading Desak SPMB 2026/2027 Transparan, Tolak Praktik Suap dan Manipulasi Domisili
SMK di Kebumen, Dendam Antarsekolah Turun-Temurun Terbongkar!
POLRES KENDAL TURUN TANGAN”  SISWA DISERET KE REALITA BAHAYA BULLYING DAN KENAKALAN REMAJA
Digerebek Dini Hari! Polisi Bubarkan Balap Liar di JLS Pati” 7 Remaja Diamankan
Jelang May Day, Polisi Masuk Sekolah: Siswa Diminta Tak Terprovokasi Aksi
Semarak Hari Kartini! Polisi Turun Tangan Amankan Lomba Kreatif Anak TK di Karanggede
PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:41

Empat Santri Al Anfas Buka Suara di Polres Demak: ‘Kami Tidak Tahu Apa-Apa , Siap Bongkar Fakta Baru!

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:19

Wali Murid SMPN 3 Pucangading Desak SPMB 2026/2027 Transparan, Tolak Praktik Suap dan Manipulasi Domisili

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:34

SMK di Kebumen, Dendam Antarsekolah Turun-Temurun Terbongkar!

Senin, 27 April 2026 - 20:28

POLRES KENDAL TURUN TANGAN”  SISWA DISERET KE REALITA BAHAYA BULLYING DAN KENAKALAN REMAJA

Minggu, 26 April 2026 - 11:57

Digerebek Dini Hari! Polisi Bubarkan Balap Liar di JLS Pati” 7 Remaja Diamankan

Kamis, 23 April 2026 - 11:28

Jelang May Day, Polisi Masuk Sekolah: Siswa Diminta Tak Terprovokasi Aksi

Selasa, 21 April 2026 - 18:13

Semarak Hari Kartini! Polisi Turun Tangan Amankan Lomba Kreatif Anak TK di Karanggede

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:23

PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!