Laporan | Agus Romadhon : Editor | Witriyani
Semarang |Jejakkasusindonesianews.com – Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Penggaron Kidul menggelar kegiatan “Ngopi Bareng” dan musyawarah bersama Anggota Komisi A DPRD Kota Semarang, Sabtu (25/4/2026).
Kegiatan berlangsung hangat di kediaman Ketua Ranting PSI Penggaron Kidul di Jalan Sunan Kalijaga, Kelurahan Penggaron Kidul, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang.
Acara tersebut dihadiri jajaran pengurus dan kader PSI Penggaron Kidul, serta perwakilan warga, termasuk Ketua RW 02, para Ketua RT, dan Ketua LPMK. Hadir sebagai narasumber Anggota Komisi A DPRD Kota Semarang, Narendra Keswara.
Sekretaris DPRt PSI Penggaron Kidul, Iwan Romadhoni, dalam pemaparannya menegaskan bahwa forum ngopi bareng ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan ruang untuk menyerap aspirasi langsung dari masyarakat.
“Komisi A membidangi pemerintahan dan hukum. Banyak persoalan warga terkait administrasi, pelayanan publik, hingga ketertiban yang perlu dikawal bersama,” ujarnya.
Ia menambahkan, format santai dipilih agar warga lebih leluasa menyampaikan keluhan. “Meja kopi membuat semua setara. Tidak ada sekat antara dewan dan konstituen. Dari obrolan ringan justru lahir solusi konkret,” imbuhnya.
Sementara itu, Bendahara DPRt PSI Penggaron Kidul, Suharno, menyoroti pentingnya transparansi anggaran di tingkat kelurahan dan kecamatan. Ia mendorong warga untuk aktif mengawal Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) agar program yang dijalankan benar-benar sesuai kebutuhan.
“Jangan sampai anggaran tersedia, tetapi tidak tepat sasaran karena warga tidak dilibatkan sejak awal,” tegasnya.
Dalam sesi musyawarah, warga menyampaikan sejumlah persoalan utama, di antaranya percepatan layanan administrasi kependudukan (adminduk), perbaikan drainase, serta penanganan banjir yang kerap terjadi akibat pendangkalan Sungai Babon.
Menanggapi hal tersebut, Narendra Keswara menyatakan komitmennya untuk membawa seluruh aspirasi tersebut ke dalam rapat kerja Komisi A bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
“Kami akan kawal mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga dinas. Prinsipnya, warga tidak boleh berjuang sendiri,” ungkapnya.
Ketua DPRt PSI Penggaron Kidul, Agus, selaku tuan rumah, menyampaikan apresiasi atas kehadiran anggota dewan dan antusiasme warga. Ia berharap kegiatan ngopi bareng ini dapat menjadi agenda rutin sebagai jembatan komunikasi politik yang membumi dan solutif.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama serta komitmen untuk mengawal hasil musyawarah. PSI Penggaron Kidul menegaskan bahwa kerja politik adalah kerja melayani, dan keputusan terbaik lahir dari dialog bersama masyarakat.







