KEBUMEN |Jejakkasusindonesianews.com– Suasana Desa Clapar, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen, mendadak mencekam setelah seorang sopir minibus program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi sasaran amuk massa, Jumat (6/2/2026).
Insiden tersebut dipicu oleh ulah sopir yang diduga mengemudi secara ugal-ugalan hingga kehilangan kendali dan menabrak pagar Sekolah Dasar (SD) di Desa Clapar.
Berdasarkan keterangan warga di lokasi, kecelakaan bermula saat mobil MBG melaju dengan kecepatan tinggi di jalan desa. Kendaraan tersebut oleng dan menghantam pagar sekolah, memicu kepanikan warga sekitar.
Warga yang melihat kejadian itu awalnya datang dengan niat membantu dan memastikan kondisi sopir. Namun situasi justru berubah drastis. Sopir tersebut diduga bersikap arogan dan secara tiba-tiba melakukan pemukulan terhadap warga yang hendak menolongnya.
Usai melakukan pemukulan, sopir berupaya melarikan diri menggunakan kendaraan yang dikemudikannya. Upaya kabur tersebut gagal karena kondisi mobil sudah mengalami kerusakan cukup parah akibat kecelakaan.
Tindakan kekerasan terhadap warga di lingkungan mereka sendiri menyulut kemarahan masyarakat. Dalam waktu singkat, puluhan warga berdatangan ke lokasi kejadian.
Emosi massa yang tersulut akhirnya berujung pada aksi pengeroyokan terhadap sopir tersebut.
Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi sopir dari kepungan warga guna mencegah situasi semakin memburuk.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab kecelakaan, dugaan penganiayaan, serta aksi main hakim sendiri yang terjadi dalam peristiwa tersebut.
(Yogie PS)






