Terkuaknya Misteri Kematian Pasutri di Pemalang” Satu Terduga Pelaku Sudah Ditangkap Polisi

redaksi

Selasa, 19 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang |Jejakkasusindonesianews.com –Kasus kematian pasangan suami istri (pasutri) MR (37) dan NAT (34) yang sempat menggegerkan jagat maya dan publik tanah air, perlahan mulai menemui titik terang. Keduanya ditemukan tewas mengenaskan di tumpukan batu pecah bawah jembatan Kali Rambut, Desa Datar, Kecamatan Warungpring, Pemalang, pada Minggu (10/8/2025) lalu.

Awalnya, kematian pasutri itu penuh misteri lantaran tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban. Dugaan bunuh diri sempat mencuat, namun dinilai janggal oleh pihak keluarga. Kejanggalan tersebut mendorong aparat kepolisian melakukan langkah lanjutan.

Penangkapan Terduga Pelaku

Pada Sabtu malam (16/8/2025), aparat Polres Pemalang berhasil mengamankan seorang pria yang diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan. Dalam rekaman video amatir yang beredar di media sosial, tampak terduga pelaku digelandang polisi dengan tangan terborgol.

Pihak Humas Polres Pemalang ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut.

“Kalau penangkapan betul, tapi info masih keluarga belum tahu, masih menunggu hasil pemeriksaan. Masih pendalaman pak, nanti kami infokan lebih lanjut,” ujar Humas Polres Pemalang melalui pesan WhatsApp.

Ekshumasi untuk Ungkap Fakta

Sehari sebelumnya, Jumat (15/8/2025), polisi bersama tim medis melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam kedua korban. Autopsi dilakukan lantaran pihak keluarga menilai ada banyak kejanggalan pada kematian MR dan NAT.

Dari keterangan keluarga, sehari sebelum tragedi, pasutri tersebut sempat berpamitan hendak ke Tegal untuk mengambil knalpot motor. Malam harinya mereka masih sempat terlihat mampir di warung kopi. Namun, esok paginya warga dikejutkan dengan penemuan jasad keduanya tergeletak berjejer di atas batu pecah, tanpa nyawa.

Motif Masih Misteri

Keluarga menegaskan tidak ada masalah pribadi maupun konflik keluarga yang dapat memicu peristiwa tragis ini. Dugaan bunuh diri pun dianggap mustahil, apalagi pasangan muda itu masih meninggalkan seorang anak yang kini duduk di bangku kelas 5 SD.

Kini, publik menunggu hasil autopsi serta penyelidikan mendalam kepolisian untuk membuka tabir gelap di balik kematian pasutri MR dan NAT.

Kasus ini menjadi perhatian serius masyarakat Pemalang bahkan seantero Indonesia. Polisi masih terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap terduga pelaku demi mengungkap motif sebenarnya.

Hingga berita ini diturunkan, penyidikan masih berjalan.

Yogie PS

 

 

Berita Terkait

Ledakan Mercon di Pituruh Hancurkan Rumah, 5 Warga Luka Bakar,Polisi Turun Tangan
Diduga Korsleting Mesin, Mobil Warga Semarang Ludes Terbakar di Tengah Tol
Brutal! Lawan Polisi dan Rampas Barang Bukti Saat Razia, 4 Pemuda Kudus Terancam 15 Tahun Penjara
Petasan Maut Meledak Jelang Takbiran di Semarang: Bocah 9 Tahun Tewas, Rumah Hancur
Si Jago Merah Ngamuk di Tengaran, Usaha Oven Kayu Terbakar” Kerugian Tembus Rp50 Juta
Lagi! Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Sungai, DP3KB Semarang Serukan Gerakan Empati Massal
Sadis! Bayi Perempuan Dibuang di Sungai Senjoyo, Warga Boto Bancak Dibuat Geger
Tragis! Bayi Prematur Dibuang Dalam Kaleng Bekas Roti di Sungai Leyangan, Polisi Buru Pelaku

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 15:38

Ledakan Mercon di Pituruh Hancurkan Rumah, 5 Warga Luka Bakar,Polisi Turun Tangan

Minggu, 22 Maret 2026 - 13:48

Diduga Korsleting Mesin, Mobil Warga Semarang Ludes Terbakar di Tengah Tol

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:31

Brutal! Lawan Polisi dan Rampas Barang Bukti Saat Razia, 4 Pemuda Kudus Terancam 15 Tahun Penjara

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:43

Petasan Maut Meledak Jelang Takbiran di Semarang: Bocah 9 Tahun Tewas, Rumah Hancur

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:04

Si Jago Merah Ngamuk di Tengaran, Usaha Oven Kayu Terbakar” Kerugian Tembus Rp50 Juta

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:12

Lagi! Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Sungai, DP3KB Semarang Serukan Gerakan Empati Massal

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:55

Sadis! Bayi Perempuan Dibuang di Sungai Senjoyo, Warga Boto Bancak Dibuat Geger

Senin, 16 Maret 2026 - 16:14

Tragis! Bayi Prematur Dibuang Dalam Kaleng Bekas Roti di Sungai Leyangan, Polisi Buru Pelaku

Berita Terbaru

error: Content is protected !!