TEMBUS ASAP BERACUN! Tim KBRN Brimob Polda Jateng Bongkar Ancaman Kimia Usai Pabrik Raksasa Terbakar di Jepara

redaksi

Minggu, 18 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan |Yogie
JEPARA | jejakkasusindonesianews.com – Kebakaran hebat yang melahap pabrik PT Chengqi Industrial Indonesia di Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, Sabtu (17/1/2026), bukan sekadar peristiwa api biasa. Di balik kepulan asap pekat, tersimpan ancaman serius berupa paparan gas kimia berbahaya yang berpotensi mengancam keselamatan pekerja dan warga sekitar.

Menjawab situasi genting tersebut, Satuan Brimob Polda Jawa Tengah bergerak cepat dan tanpa kompromi, dengan menerjunkan Tim Kimia, Biologi, Radioaktif, dan Nuklir (KBRN) Detasemen Gegana langsung ke titik kebakaran.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Api diduga dipicu sambaran petir yang menghantam material busa (foam), memicu kobaran ganas yang dengan cepat menjalar dan menghanguskan gudang seluas kurang lebih 16.000 meter persegi. Dua karyawan, masing-masing RK (25) dan DS (33), mengalami luka bakar serius dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif di RS PKU Muhammadiyah Mayong.

Situasi makin krusial ketika material yang terbakar diketahui berpotensi melepaskan zat kimia berbahaya.

Dansat Brimob Polda Jateng tak menunggu lama. Di bawah komando Danden Gegana Kompol Jon Peri, Tim KBRN diterjunkan dengan perlengkapan khusus berstandar tinggi untuk melakukan deteksi dan identifikasi menyeluruh di tengah asap beracun.

Hasil pemeriksaan mengejutkan.Terjadi peningkatan kadar gas sulfur dioksida (SO₂) dan iso-butana, dua jenis gas yang dikenal berbahaya bila terhirup dalam kadar tertentu. Tanpa ragu, personel Brimob melakukan langkah cepat dan presisi: menutup aliran gas, menyegel pipa dengan chemical tape, melakukan pendinginan, hingga dekontaminasi di titik-titik rawan

.
Langkah tegas dan terukur ini terbukti krusial. Dari hasil pemeriksaan lanjutan, tidak ditemukan kebocoran radioaktif, dan residu gas masih berada dalam ambang batas aman.

Lokasi kebakaran akhirnya dinyatakan aman, tanpa risiko lanjutan bagi masyarakat sekitar.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, menegaskan bahwa respons cepat ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam situasi darurat.

“Kami mengapresiasi langkah cepat dan profesional Satbrimob Polda Jateng, khususnya Unit KBRN Detasemen Gegana. Ini bukan hanya soal memadamkan api, tapi memastikan tidak ada ancaman lanjutan dari zat kimia berbahaya yang bisa membahayakan masyarakat,” tegasnya, Minggu (18/1/2026).

Namun di balik keberhasilan penanganan, tragedi ini menyisakan keprihatinan mendalam. Polda Jateng menyampaikan doa dan harapan agar kedua korban segera pulih, sekaligus peringatan keras bagi pengelola kawasan industri.

“Cuaca ekstrem bukan alasan kelalaian. Sistem keselamatan kerja dan pengamanan industri wajib diperkuat. Jangan menunggu korban berikutnya,” pungkas Kombes Pol Artanto.

Berita Terkait

Ledakan Mercon di Pituruh Hancurkan Rumah, 5 Warga Luka Bakar,Polisi Turun Tangan
Diduga Korsleting Mesin, Mobil Warga Semarang Ludes Terbakar di Tengah Tol
Brutal! Lawan Polisi dan Rampas Barang Bukti Saat Razia, 4 Pemuda Kudus Terancam 15 Tahun Penjara
Petasan Maut Meledak Jelang Takbiran di Semarang: Bocah 9 Tahun Tewas, Rumah Hancur
Si Jago Merah Ngamuk di Tengaran, Usaha Oven Kayu Terbakar” Kerugian Tembus Rp50 Juta
Lagi! Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Sungai, DP3KB Semarang Serukan Gerakan Empati Massal
Sadis! Bayi Perempuan Dibuang di Sungai Senjoyo, Warga Boto Bancak Dibuat Geger
Tragis! Bayi Prematur Dibuang Dalam Kaleng Bekas Roti di Sungai Leyangan, Polisi Buru Pelaku

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 13:48

Diduga Korsleting Mesin, Mobil Warga Semarang Ludes Terbakar di Tengah Tol

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:31

Brutal! Lawan Polisi dan Rampas Barang Bukti Saat Razia, 4 Pemuda Kudus Terancam 15 Tahun Penjara

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:43

Petasan Maut Meledak Jelang Takbiran di Semarang: Bocah 9 Tahun Tewas, Rumah Hancur

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:04

Si Jago Merah Ngamuk di Tengaran, Usaha Oven Kayu Terbakar” Kerugian Tembus Rp50 Juta

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:12

Lagi! Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Sungai, DP3KB Semarang Serukan Gerakan Empati Massal

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:55

Sadis! Bayi Perempuan Dibuang di Sungai Senjoyo, Warga Boto Bancak Dibuat Geger

Senin, 16 Maret 2026 - 16:14

Tragis! Bayi Prematur Dibuang Dalam Kaleng Bekas Roti di Sungai Leyangan, Polisi Buru Pelaku

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:57

Konsleting Motor Picu Kebakaran, Rumah Triningsih di Kaliwungu dan Dua Motor Ludes Dilalap Api

Berita Terbaru

error: Content is protected !!