Selesaikan Program Restorative Justice, 8 Anak di Wonogiri Dibina Lewat Sinergi Polri dan Forkopimda

redaksi

Senin, 8 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WONOGIRI | jejakkasusindonesianews.com – Delapan anak yang sempat diamankan polisi karena mengganggu ketertiban umum di Kabupaten Wonogiri resmi menyelesaikan program Pembinaan dan Aksi Sosial pasca Restorative Justice. Prosesi pelepasan berlangsung di Rumah Perlindungan Sosial – Laboratorium Dinsos Wonogiri, Senin (8/9/2025).

Program ini menjadi bukti nyata sinergi Polri bersama Forkopimda Wonogiri dalam membina generasi muda yang tersandung persoalan hukum. Tidak sekadar memberi efek jera, pembinaan ini diarahkan untuk membentuk karakter positif agar anak-anak kembali ke masyarakat dengan mental yang lebih baik.

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M. menegaskan bahwa peran Polri tidak hanya menindak, tetapi juga membina.

“Ini kesempatan pertama dan terakhir, gunakan energi untuk hal-hal positif, bukan sebaliknya,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya keterlibatan orang tua.

“Kadang di rumah anak terlihat baik, tapi di luar berbeda. Karena itu kita harus sama-sama membuka diri, mengenali potensi, dan mengarahkannya,” tambah Kapolres.

Sekda Wonogiri FX. Pranata, yang hadir mewakili Bupati, menilai kegiatan ini sebagai hasil kerja bersama pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat.

“Anak-anak ini adalah generasi penerus. Kita semua punya tanggung jawab membimbing mereka menuju masa depan, terutama menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Senada, Plt. Kajari Wonogiri Tjut Zelvira Nofani menekankan pentingnya keberlanjutan pembinaan.

“Forkopimda Wonogiri sangat solid. Pembinaan pasca restorative justice penting untuk memberi efek jera sekaligus mencegah stigma negatif,” katanya.

Salah satu orang tua peserta menyampaikan apresiasi atas perhatian Polri dan Forkopimda, sembari berkomitmen lebih tegas membimbing anaknya.

“Mohon doa restu, semoga anak-anak kami bisa berubah lebih baik dan meraih cita-citanya,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu peserta berinisial AAS mengaku menyesal dan siap berubah.

“Kami berjanji tidak akan mengulanginya lagi dan siap menjadi duta anti anarki,” ungkapnya.

Program pembinaan berlangsung selama tujuh hari, sejak 1–7 September 2025, dengan pola humanis, persuasif, dan religius. Anak-anak mengikuti ibadah, olahraga, belajar, hingga aksi sosial.

Kepala Dinsos Wonogiri Anton Tiyas Harjanto menegaskan bahwa program ini bukan sekadar disiplin, tetapi juga membangun tanggung jawab sosial.

“Tujuannya menumbuhkan karakter positif dan rasa percaya diri agar anak-anak bisa kembali ke masyarakat dengan lebih baik,” jelasnya.

Pewarta:Rizkyb

Loading

Berita Terkait

Remisi Idul Fitri di Rutan Salatiga: 62 Warga Binaan Diganjar Potongan Hukuman, 1 Bebas Seketika!
Jelang Idul Fitri 1447 H, Lapas Purwodadi Siaga: Kalapas Tegaskan Pelayanan Santun dan Pengamanan Ketat
Pererat Silaturahmi Ramadan, Team Sedulur Aktivis Demak (SAD) Gelar Buka Puasa Bersama
Di Balik Jeruji Rutan Salatiga: Warga Binaan Khatamkan Al-Qur’an, Ramadan Jadi Titik Balik Hidup
Lapas Purwodadi Diuji Ombudsman RI Jateng, Erik Murdiyanto Tegaskan Komitmen Pelayanan Prima Bebas Maladministrasi
Sinergi APH Makin Solid, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwodadi Luncurkan Terobosan Kunjungan Tahanan Online
12 Pegawai Rumah Tahanan Negara Salatiga Naik Pangkat, Karutan: Bukti Dedikasi dan Integritas  
Teken Kontrak Usai Lebaran, Exit Tol Patimura Salatiga Akhirnya Masuk Tahap Realisasi

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 11:19

Remisi Idul Fitri di Rutan Salatiga: 62 Warga Binaan Diganjar Potongan Hukuman, 1 Bebas Seketika!

Senin, 16 Maret 2026 - 14:27

Jelang Idul Fitri 1447 H, Lapas Purwodadi Siaga: Kalapas Tegaskan Pelayanan Santun dan Pengamanan Ketat

Sabtu, 14 Maret 2026 - 23:48

Pererat Silaturahmi Ramadan, Team Sedulur Aktivis Demak (SAD) Gelar Buka Puasa Bersama

Senin, 9 Maret 2026 - 21:56

Di Balik Jeruji Rutan Salatiga: Warga Binaan Khatamkan Al-Qur’an, Ramadan Jadi Titik Balik Hidup

Senin, 9 Maret 2026 - 19:17

Lapas Purwodadi Diuji Ombudsman RI Jateng, Erik Murdiyanto Tegaskan Komitmen Pelayanan Prima Bebas Maladministrasi

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:15

Sinergi APH Makin Solid, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwodadi Luncurkan Terobosan Kunjungan Tahanan Online

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:45

12 Pegawai Rumah Tahanan Negara Salatiga Naik Pangkat, Karutan: Bukti Dedikasi dan Integritas  

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:25

Teken Kontrak Usai Lebaran, Exit Tol Patimura Salatiga Akhirnya Masuk Tahap Realisasi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!