Rupiah Terkapar! Dolar AS Melesat Tajam, Isu Gejolak The Fed Picu Gonjang-Ganjing Pasar !!!

Kamis, 17 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta || Jejakkasusindonesianews.com-Nilai tukar rupiah kembali terpuruk di hadapan dolar Amerika Serikat (AS). Pada awal perdagangan Kamis pagi (17/7/2025), tekanan demi tekanan terus menghantam mata uang Garuda hingga ditutup melemah 35 poin atau 0,21 persen ke posisi Rp16.332 per dolar AS.

Pelemahan tajam ini tak lepas dari meningkatnya permintaan terhadap aset-aset berbasis dolar yang dipicu oleh kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Di sisi lain, pasar juga diguncang oleh isu sensitif soal pemecatan Ketua The Fed, yang memicu gelombang ketidakpastian arah kebijakan moneter Negeri Paman Sam.

“Kondisi ini memicu aksi jual di pasar negara berkembang. Rupiah pun terkena imbas paling nyata,” ujar seorang analis pasar dari Jakarta, menyoroti besarnya tekanan eksternal yang kini membayangi perekonomian nasional.

Data Bloomberg yang dirilis pukul 09.40 WIB mencatat, indeks dolar AS turut menguat tipis 0,07 poin ke level 98,46, menambah tekanan terhadap sejumlah mata uang Asia, termasuk rupiah. Sehari sebelumnya, Rabu (16/7/2025), rupiah juga ditutup melemah 20,5 poin ke posisi Rp16.287 per dolar AS.

Fenomena ini tidak berdiri sendiri. Dalam laporan TradingView, disebutkan bahwa mayoritas mata uang Asia mengalami pelemahan akibat derasnya arus modal keluar dan kekhawatiran terhadap arah suku bunga AS di bawah potensi kepemimpinan baru The Fed.

Jika kondisi terus berlanjut, para ekonom menilai Bank Indonesia harus bersiap melakukan langkah intervensi guna menjaga stabilitas nilai tukar dan menahan dampak lanjutan terhadap inflasi serta daya beli masyarakat.

Dikutip dari Laman Harian7.com 

Penulis : Supadi 

Loading

Berita Terkait

Ironi Karangpucung: Lapangan Olahraga Berubah Jadi Terminal Dadakan
Bazar Murah dan Terapi Totok Punggung Diserbu Warga, Nisfu Sya’ban Muteran Semarang Berlangsung Meriah
Tak Sekadar Jaga Kamtibmas, Polri Kini Jaga Harga Jagung Petani
Lapak Karya Warga Binaan Dapat Apresiasi dari Masyarakat
Pemerintah Diminta Perbaiki Aturan Pembagian Pupuk Bersubsidi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Petugas Verifikasi Kabupaten Blora Dituding Memberatkan UMKM, Kebijakan Pajak Dinilai Tak Sesuai Aturan Pusat
Batik, Lingkungan, dan Karakter: 157 Siswa Stella Matutina Siapkan Karya untuk Hari Batik Nasional!!
Buka Pelatihan Digital Marketing, Wawali Dorong UMKM Salatiga Naik Kelas

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:59

Ironi Karangpucung: Lapangan Olahraga Berubah Jadi Terminal Dadakan

Minggu, 8 Februari 2026 - 17:52

Bazar Murah dan Terapi Totok Punggung Diserbu Warga, Nisfu Sya’ban Muteran Semarang Berlangsung Meriah

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:36

Tak Sekadar Jaga Kamtibmas, Polri Kini Jaga Harga Jagung Petani

Sabtu, 1 November 2025 - 23:34

Lapak Karya Warga Binaan Dapat Apresiasi dari Masyarakat

Sabtu, 1 November 2025 - 09:28

Pemerintah Diminta Perbaiki Aturan Pembagian Pupuk Bersubsidi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Kamis, 9 Oktober 2025 - 12:19

Petugas Verifikasi Kabupaten Blora Dituding Memberatkan UMKM, Kebijakan Pajak Dinilai Tak Sesuai Aturan Pusat

Senin, 22 September 2025 - 21:07

Batik, Lingkungan, dan Karakter: 157 Siswa Stella Matutina Siapkan Karya untuk Hari Batik Nasional!!

Rabu, 17 September 2025 - 18:25

Buka Pelatihan Digital Marketing, Wawali Dorong UMKM Salatiga Naik Kelas

Berita Terbaru

error: Content is protected !!