Rem Diduga Blong, Truk Dump Hantam Guardrail di JLS Salatiga, Sopir Luka-Luka

redaksi

Jumat, 16 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | Witriyani

SALATIGA | Jejakkasusindonesianews.com Kecelakaan lalu lintas tunggal kembali terjadi di wilayah hukum Polres Salatiga. Sebuah truk dump mengalami kecelakaan di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di depan Kantor BPBD, Kelurahan Gamol, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, Jumat pagi (16/01/2026).

Insiden tersebut melibatkan satu unit truk dump yang melaju dari arah Tingkir menuju Blotongan. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, kecelakaan diduga kuat dipicu oleh gangguan pada sistem pengereman kendaraan.
Kasat Lantas Polres Salatiga, AKP Henry Sulistiyanto DS, S.H., M.M., mengungkapkan bahwa pengemudi kehilangan kendali setelah diduga mengalami rem tidak berfungsi secara optimal.

“Saat melintas di lokasi kejadian, diduga terjadi gangguan sistem rem sehingga kendaraan tidak dapat dikendalikan dan akhirnya membentur guardrail serta tiang lampu penerangan jalan,” jelasnya.

Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi truk dump berinisial A.J. mengalami luka sobek pada paha kaki kiri serta lecet pada tangan. Korban dalam kondisi sadar dan langsung dilarikan ke RSUD Kota Salatiga untuk mendapatkan perawatan medis

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka berat dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil akibat kerusakan kendaraan dan fasilitas jalan ditaksir mencapai Rp50 juta.

Petugas Satlantas Polres Salatiga yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian guna melakukan pengamanan, olah tempat kejadian perkara (TKP), pemasangan tanda peringatan, serta pengamanan barang bukti. Petugas juga memastikan kondisi korban di rumah sakit.
Kasat Lantas Polres Salatiga kembali mengingatkan para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang dan kendaraan berat, untuk selalu melakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum beroperasi.

“Kendaraan berat memiliki risiko tinggi. Gangguan teknis, terutama pada sistem pengereman, sangat berpotensi menimbulkan kecelakaan. Pemeriksaan rutin adalah kunci keselamatan,” tegasnya.

Hingga saat ini, Satlantas Polres Salatiga masih melakukan penyelidikan lanjutan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.(..)

Berita Terkait

Ledakan Mercon di Pituruh Hancurkan Rumah, 5 Warga Luka Bakar,Polisi Turun Tangan
Diduga Korsleting Mesin, Mobil Warga Semarang Ludes Terbakar di Tengah Tol
Brutal! Lawan Polisi dan Rampas Barang Bukti Saat Razia, 4 Pemuda Kudus Terancam 15 Tahun Penjara
Petasan Maut Meledak Jelang Takbiran di Semarang: Bocah 9 Tahun Tewas, Rumah Hancur
Si Jago Merah Ngamuk di Tengaran, Usaha Oven Kayu Terbakar” Kerugian Tembus Rp50 Juta
Lagi! Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Sungai, DP3KB Semarang Serukan Gerakan Empati Massal
Sadis! Bayi Perempuan Dibuang di Sungai Senjoyo, Warga Boto Bancak Dibuat Geger
Tragis! Bayi Prematur Dibuang Dalam Kaleng Bekas Roti di Sungai Leyangan, Polisi Buru Pelaku

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 13:48

Diduga Korsleting Mesin, Mobil Warga Semarang Ludes Terbakar di Tengah Tol

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:31

Brutal! Lawan Polisi dan Rampas Barang Bukti Saat Razia, 4 Pemuda Kudus Terancam 15 Tahun Penjara

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:43

Petasan Maut Meledak Jelang Takbiran di Semarang: Bocah 9 Tahun Tewas, Rumah Hancur

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:04

Si Jago Merah Ngamuk di Tengaran, Usaha Oven Kayu Terbakar” Kerugian Tembus Rp50 Juta

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:12

Lagi! Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Sungai, DP3KB Semarang Serukan Gerakan Empati Massal

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:55

Sadis! Bayi Perempuan Dibuang di Sungai Senjoyo, Warga Boto Bancak Dibuat Geger

Senin, 16 Maret 2026 - 16:14

Tragis! Bayi Prematur Dibuang Dalam Kaleng Bekas Roti di Sungai Leyangan, Polisi Buru Pelaku

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:57

Konsleting Motor Picu Kebakaran, Rumah Triningsih di Kaliwungu dan Dua Motor Ludes Dilalap Api

Berita Terbaru

error: Content is protected !!