Rem Blong atau Lalai? Angkot Jurusan Ungaran–Ambarawa Terguling di Bergas, Dua Penumpang Luka

redaksi

Jumat, 13 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Reporter |Witriyani |Editor: M.Supadi 
KAB. SEMARANG | jejakkasusindonesianews.com – Kecelakaan lalu lintas tunggal kembali terjadi di jalur padat Ungaran–Bawen. Satu unit angkutan umum jurusan Ungaran–Ambarawa terguling di depan SPBU Bergas, wilayah Desa Jatijajar, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Jumat (13/2/2026) sekitar pukul 11.40 WIB.

Peristiwa tersebut melibatkan angkot bernomor polisi H 7914 OC yang dikemudikan Mulyadi (41), warga Kecamatan Ambarawa. Diduga, kendaraan tidak dapat dikendalikan saat melintas dari arah Ungaran menuju Ambarawa hingga akhirnya oleng dan terbalik setelah menghantam pembatas jalan.

Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani STK., SIK., CPHR., dalam keterangannya menyampaikan bahwa dua penumpang mengalami luka ringan akibat insiden tersebut.

“Angkutan umum berjalan dari arah Ungaran menuju Ambarawa. Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi tidak bisa menguasai laju kendaraan, kendaraan oleng dan terbalik setelah menabrak pembatas jalan,” ungkapnya.

Dua korban luka diketahui bernama Tri Budiawati (33), warga Kecamatan Ambarawa, dan Saripah (74), warga Kecamatan Bandungan. Keduanya telah mendapatkan perawatan medis di RS Ken Saras.

Terkait kemungkinan adanya unsur kelalaian, termasuk dugaan kecepatan kendaraan, pihak Sat Lantas menyatakan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Sementara itu, kendaraan dan pengemudi telah diamankan untuk proses pemeriksaan.

AKP Lingga mengimbau para pengguna jalan agar selalu menjaga konsentrasi saat berkendara, mematuhi batas kecepatan, serta meningkatkan kewaspadaan, terutama di jalur utama Kecamatan Bergas yang dikenal padat dan rawan kecelakaan.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa kelalaian sekecil apa pun di jalan raya dapat berujung fatal. Polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Berita Terkait

Krisis Air Bersih 6 Bulan di Kesongo Tuntang, Ratusan Warga Terdampak – Pemdes Bungkam, Tanggung Jawab Dilempar Sana-Sini
Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Buruh Harian Lepas di Salatiga Jadi Tersangka
Nyawa Melayang di Ikon Wisata Bawen: Kematian Siswa Magang di Dusun Semilir Seret Isu Kelalaian
R15 Hantam Wingbox Putar Balik di JLS Salatiga, Pemuda 21 Tahun Luka Kepala
Siaga Bencana! 61 Personel Polres Semarang Diterjunkan, Kapolres Ratna Turun Langsung Tangani Longsor dan Banjir Bandang
Dini Hari Mencekam di Bancak: Rumah 9×12 Meter Hangus Diduga Akibat Konsleting Listrik
Digerebek di Kamar Hotel, 8 Remaja Pesta Miras di Sidareja -Polisi Panggil Orang Tua
Maut Miras Oplosan di Jepara: Tiga Tersangka Diringkus, Enam Nyawa Melayang

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:22

Krisis Air Bersih 6 Bulan di Kesongo Tuntang, Ratusan Warga Terdampak – Pemdes Bungkam, Tanggung Jawab Dilempar Sana-Sini

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:06

Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Buruh Harian Lepas di Salatiga Jadi Tersangka

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:45

Nyawa Melayang di Ikon Wisata Bawen: Kematian Siswa Magang di Dusun Semilir Seret Isu Kelalaian

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:06

Rem Blong atau Lalai? Angkot Jurusan Ungaran–Ambarawa Terguling di Bergas, Dua Penumpang Luka

Jumat, 13 Februari 2026 - 00:27

Siaga Bencana! 61 Personel Polres Semarang Diterjunkan, Kapolres Ratna Turun Langsung Tangani Longsor dan Banjir Bandang

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:19

Dini Hari Mencekam di Bancak: Rumah 9×12 Meter Hangus Diduga Akibat Konsleting Listrik

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:43

Digerebek di Kamar Hotel, 8 Remaja Pesta Miras di Sidareja -Polisi Panggil Orang Tua

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:24

Maut Miras Oplosan di Jepara: Tiga Tersangka Diringkus, Enam Nyawa Melayang

Berita Terbaru

error: Content is protected !!