Putusan Kontroversial PN Ungaran, Konflik Tanah Suwakul Meledak: Amarah Warga ,Tak Terbendung!!

redaksi

Sabtu, 16 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Kang Adi 

Ungaran | Jejakkasusindonesianews.com – Sengketa tanah di Kampung Suwakul, Jalan Semeru Barat, Bandarjo, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, memanas setelah Pengadilan Negeri (PN) Ungaran mengabulkan gugatan pihak yang mengaku ahli waris, Pramoe Soetomo. Sedikitnya 13 keluarga yang telah menghuni lahan itu sejak 1990 kini terancam digusur.

Warga menilai gugatan ini salah alamat. Menurut mereka, seharusnya yang digugat adalah ahli waris Mbah Ponco Asmoro. Lebih membingungkan lagi, pernah terjadi transaksi jual beli oleh Pramoe Soetomo, namun hanya menggunakan kuitansi tanpa akta notaris,sebuah prosedur yang rawan digugat keabsahannya.

Seorang warga dengan nada geram mengaku diminta menandatangani persetujuan pembongkaran rumah dengan kompensasi Rp20 juta. Jika menolak, ia diancam denda Rp 5 juta per bulan, dihitung sejak awal menempati lahan puluhan tahun lalu.(15/8/2025)

Kuasa hukum keluarga Pramoe Soetomo mengklaim dapat menunjukkan sertifikat asli atas nama kliennya. Namun, proses persidangan dinilai janggal. Ketika tim PN Ungaran belum melakukan sidang lokasi atau pencocokan bidang tanah, kuasa hukum penggugat bersama seorang bernama Heru”yang mengaku ahli waris,disebut marah-marah dan merusak papan nama di lokasi. Ironisnya, kuasa hukum penggugat, Rio Yudistir, S.H., dan Uni Lestari R., S.H., dulunya adalah kuasa hukum warga, namun kini membela pihak lawan.

Kuasa hukum warga, Yohanes Sugiwiyarto, S.H., M.H., alias Jossuwi, menegaskan akan menempuh langkah hukum untuk menguji keabsahan kuitansi jual beli tersebut dan memperjuangkan balik nama sertifikat.

“Gugatan ini penuh kebohongan. Seharusnya yang digugat adalah ahli waris sebenarnya. Setelah gugatan dimenangkan barulah sah dilakukan jual beli. Saya akan melapor ke Bawas dan Mahkamah Agung untuk membela hak masyarakat Suwakul,” tegasnya.

Berdasarkan informasi warga, sebagian tanah di lokasi tersebut dulunya merupakan aset TNI Kodam IV Diponegoro dan sebagian tanah eigendom, sehingga status hukumnya belum jelas.

Ketika awak media mencoba mengonfirmasi ke PN Ungaran, pihak pengadilan belum dapat memberikan keterangan resmi, memicu tanda tanya publik. Lebih jauh, kuasa hukum penggugat bahkan sempat mengancam awak media, bahwa jika foto atau video peristiwa ini dipublikasikan, mereka akan melapor ke pihak berwajib. Ancaman ini justru menimbulkan gelak tawa sinis di kalangan jurnalis, karena tugas wartawan jelas: menulis apa yang dilihat dan didengar, dengan mengonfirmasi kedua belah pihak.

Publik kini bertanya: Mengapa PN Ungaran bungkam, sementara warga diancam denda dan pers sengketa lahan dibatasi kebebasan meliput?(bersambung…)

 

 

 

Loading

Berita Terkait

Brutal! Lawan Polisi dan Rampas Barang Bukti Saat Razia, 4 Pemuda Kudus Terancam 15 Tahun Penjara
Petasan Maut Meledak Jelang Takbiran di Semarang: Bocah 9 Tahun Tewas, Rumah Hancur
Si Jago Merah Ngamuk di Tengaran, Usaha Oven Kayu Terbakar” Kerugian Tembus Rp50 Juta
Lagi! Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Sungai, DP3KB Semarang Serukan Gerakan Empati Massal
Sadis! Bayi Perempuan Dibuang di Sungai Senjoyo, Warga Boto Bancak Dibuat Geger
Tragis! Bayi Prematur Dibuang Dalam Kaleng Bekas Roti di Sungai Leyangan, Polisi Buru Pelaku
Konsleting Motor Picu Kebakaran, Rumah Triningsih di Kaliwungu dan Dua Motor Ludes Dilalap Api
Tukang Tebas Tewas di Atas Pohon Kelapa Saat Cari Janur, Warga Brangkongan Geger Laporan

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:31

Brutal! Lawan Polisi dan Rampas Barang Bukti Saat Razia, 4 Pemuda Kudus Terancam 15 Tahun Penjara

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:43

Petasan Maut Meledak Jelang Takbiran di Semarang: Bocah 9 Tahun Tewas, Rumah Hancur

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:04

Si Jago Merah Ngamuk di Tengaran, Usaha Oven Kayu Terbakar” Kerugian Tembus Rp50 Juta

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:12

Lagi! Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Sungai, DP3KB Semarang Serukan Gerakan Empati Massal

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:55

Sadis! Bayi Perempuan Dibuang di Sungai Senjoyo, Warga Boto Bancak Dibuat Geger

Senin, 16 Maret 2026 - 16:14

Tragis! Bayi Prematur Dibuang Dalam Kaleng Bekas Roti di Sungai Leyangan, Polisi Buru Pelaku

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:57

Konsleting Motor Picu Kebakaran, Rumah Triningsih di Kaliwungu dan Dua Motor Ludes Dilalap Api

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:46

Tukang Tebas Tewas di Atas Pohon Kelapa Saat Cari Janur, Warga Brangkongan Geger Laporan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!