Pria 24 Tahun Ditemukan Tewas Gantung Diri di Salatiga, Polres Bergerak Cepat Lakukan Penanganan

redaksi

Rabu, 10 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Witriyani

SALATIGA |JKI Polres Salatiga bergerak cepat menangani laporan warga terkait ditemukannya seorang pria tewas gantung diri di sebuah rumah kios di Jl. Bima, Dukuh, Sidomukti, Selasa (09/12/2025). Korban diketahui berinisial KRA (24), warga Kabupaten Boyolali.

Setelah laporan masuk, personel gabungan Piket Polsek Sidomukti, Pamapta, Unit Inafis Polres Salatiga, dibantu PMI serta tenaga medis Puskesmas Kalicacing langsung menuju lokasi dan melakukan serangkaian tindakan kepolisian.

Ditemukan Saksi Tergantung di Dalam Kios

Dua saksi, IA dan EAP, mengaku datang ke lokasi untuk menemui korban terkait urusan pengambilan sepeda motor yang digadaikan teman korban. Karena beberapa kali dihubungi tak mendapat respons, kedua saksi sempat menunggu sambil makan di sekitar lokasi.

Sekitar satu jam kemudian, mereka kembali mendatangi kios dan melihat korban dalam posisi tergantung melalui celah pintu. Temuan itu langsung dilaporkan kepada warga dan petugas kepolisian.

Tak Ada Tanda Kekerasan

Kapolsek Sidomukti Kompol Sunoto, S.H., memastikan petugas melakukan olah TKP, memeriksa saksi, hingga memanggil tim identifikasi dan tenaga medis.

“Hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Berdasarkan keterangan medis, korban diperkirakan telah meninggal sekitar tiga jam sebelum ditemukan,” jelasnya.

Unit Inafis bersama PMI mengevakuasi jenazah, sementara dokter Puskesmas Kalicacing melakukan pemeriksaan awal di lokasi.

Surat Diduga Tulisan Korban Ditemukan

Dari lokasi kejadian, polisi menemukan sepucuk surat yang diduga ditulis korban sebelum mengakhiri hidupnya. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Salatiga untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Keluarga Menolak Autopsi

Pihak keluarga menyatakan menolak autopsi dan keberatan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan resmi. Seluruh penanganan TKP berlangsung lancar dan kondusif.(..)

 

Berita Terkait

Ledakan Mercon di Pituruh Hancurkan Rumah, 5 Warga Luka Bakar,Polisi Turun Tangan
Diduga Korsleting Mesin, Mobil Warga Semarang Ludes Terbakar di Tengah Tol
Brutal! Lawan Polisi dan Rampas Barang Bukti Saat Razia, 4 Pemuda Kudus Terancam 15 Tahun Penjara
Petasan Maut Meledak Jelang Takbiran di Semarang: Bocah 9 Tahun Tewas, Rumah Hancur
Si Jago Merah Ngamuk di Tengaran, Usaha Oven Kayu Terbakar” Kerugian Tembus Rp50 Juta
Lagi! Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Sungai, DP3KB Semarang Serukan Gerakan Empati Massal
Sadis! Bayi Perempuan Dibuang di Sungai Senjoyo, Warga Boto Bancak Dibuat Geger
Tragis! Bayi Prematur Dibuang Dalam Kaleng Bekas Roti di Sungai Leyangan, Polisi Buru Pelaku

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 15:38

Ledakan Mercon di Pituruh Hancurkan Rumah, 5 Warga Luka Bakar,Polisi Turun Tangan

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:31

Brutal! Lawan Polisi dan Rampas Barang Bukti Saat Razia, 4 Pemuda Kudus Terancam 15 Tahun Penjara

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:43

Petasan Maut Meledak Jelang Takbiran di Semarang: Bocah 9 Tahun Tewas, Rumah Hancur

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:04

Si Jago Merah Ngamuk di Tengaran, Usaha Oven Kayu Terbakar” Kerugian Tembus Rp50 Juta

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:12

Lagi! Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Sungai, DP3KB Semarang Serukan Gerakan Empati Massal

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:55

Sadis! Bayi Perempuan Dibuang di Sungai Senjoyo, Warga Boto Bancak Dibuat Geger

Senin, 16 Maret 2026 - 16:14

Tragis! Bayi Prematur Dibuang Dalam Kaleng Bekas Roti di Sungai Leyangan, Polisi Buru Pelaku

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:57

Konsleting Motor Picu Kebakaran, Rumah Triningsih di Kaliwungu dan Dua Motor Ludes Dilalap Api

Berita Terbaru

error: Content is protected !!