Laporan |Yogie
BLORA |Jejakkasusindonesianews.com – Semangat berbagi di bulan Ramadan ditunjukkan jajaran Polres Blora dengan menggandeng mahasiswa, pelajar Generasi Z (Gen Z), Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), serta awak media dalam aksi sosial di kawasan Pos Polisi Tugu Pancasila, Kamis (26/2/2026) sore.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.30 WIB itu dipimpin langsung Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres Blora Kompol Slamet Riyanto, S.H., M.H., para Pejabat Utama (PJU), serta Ketua Bhayangkari Cabang Blora Ny. Retno Wawan Andi Susanto bersama pengurus.
Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto mengatakan, kegiatan tersebut menjadi wujud nyata sinergi Polri bersama elemen pemuda dan media dalam menebar kebaikan kepada masyarakat.
“Sore ini kami bersama adik-adik mahasiswa, rekan-rekan media, dan Gen Z turun langsung ke jalan untuk berbagi kebahagiaan. Ada 300 paket takjil dan 300 paket beras ukuran 3 kilogram yang kami salurkan kepada masyarakat,” ungkap Kapolres di sela kegiatan.
Tak hanya membagikan bantuan pangan, jajaran kepolisian juga menyisipkan edukasi keselamatan berlalu lintas. Sedikitnya 30 helm berstandar SNI diberikan kepada pengendara yang dinilai tertib namun membutuhkan perlengkapan keselamatan yang lebih layak.
“Helm ini sebagai bentuk apresiasi sekaligus edukasi. Keselamatan di jalan raya adalah prioritas, dan kami ingin masyarakat semakin sadar pentingnya menggunakan helm standar,” tegasnya.
Keterlibatan mahasiswa dan Gen Z menjadi daya tarik tersendiri dalam kegiatan tersebut. Mereka tampak antusias membantu membagikan paket kepada tukang becak, ojek pangkalan, hingga pengguna jalan yang melintas di sekitar Tugu Pancasila.
Kegiatan berlangsung tertib dan kondusif hingga menjelang waktu berbuka puasa. Meski volume kendaraan meningkat, arus lalu lintas di sekitar lokasi tetap lancar berkat pengaturan petugas di lapangan.
Aksi sosial ini menjadi bukti bahwa sinergitas antara Polri, pemuda, dan media dapat menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, sekaligus mempererat kedekatan aparat dengan warga di Kabupaten Blora.






