Laporan |Yuan : Editor |Witriyani
Pemalang |Jejakkasusindonesianews.com — Di tengah padatnya arus mudik, Rest Area 319B Pemalang menjadi titik singgah ribuan pemudik yang beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan. Di antara hiruk-pikuk tersebut, sebuah tas punggung hitam tertinggal tanpa pemilik.
Tas itu ditemukan oleh petugas saat patroli rutin pada Senin (16/3). Bagi polisi, barang tersebut bukan sekadar benda yang terlupa, melainkan amanah yang harus dijaga. Tanpa menunda, tas langsung diamankan dengan penuh kehati-hatian.
Petugas Pos Pelayanan kemudian berupaya mencari pemiliknya dengan mengumumkan melalui pengeras suara serta menyisir area sekitar. Namun hingga waktu berlalu, pemilik belum juga ditemukan.
Upaya tidak berhenti. Informasi terkait temuan tas tersebut disebarkan melalui media sosial. Langkah ini akhirnya membuahkan hasil.
Pemilik tas diketahui bernama Ridha (38), seorang pemudik asal Balikpapan. Ia menyadari tasnya tertinggal saat sudah berada di atas kapal menuju Lampung. Kepanikan sempat muncul, bahkan ia sempat berpikir untuk kembali.
Namun rasa cemas itu sirna setelah mengetahui tasnya telah diamankan oleh polisi.

“Alhamdulillah, saya langsung merasa tenang,” ujarnya.Ridha menjelaskan, tas tersebut tertinggal saat dirinya beristirahat di rest area dan sempat meletakkannya di bawah meja kios dekat masjid. Tanpa disadari, ia meninggalkannya saat melanjutkan perjalanan.
Rencananya, tas tersebut akan diambil oleh pihak keluarga di Pos Terpadu Gandulan.
Kapolres Pemalang, AKBP Rendy Setia Permana, menegaskan bahwa tindakan anggotanya merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kami berupaya memastikan setiap kebutuhan dan kepentingan masyarakat, termasuk barang yang tertinggal, dapat diamankan dan dikembalikan kepada pemiliknya. Ini adalah bentuk tanggung jawab dan kepedulian kami,” ujarnya, Selasa (24/3).
Sementara itu, Kasatgas Humas OKC 2026 Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menambahkan bahwa kepedulian merupakan bagian penting dari pelayanan Polri.
“Apa yang dilakukan anggota di lapangan adalah wujud kehadiran Polri yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan rasa tenang bagi masyarakat,” katanya.
Ia juga mengimbau para pemudik untuk tetap waspada dan menjaga barang bawaan selama perjalanan, serta tidak ragu meminta bantuan petugas.
Peristiwa ini menjadi bukti bahwa di tengah perjalanan panjang dan melelahkan, kehadiran aparat yang peduli mampu menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.






