Merapi Muntahkan Lava 2 Km, BPPTKG Tegaskan Potensi Bahaya Masih Tinggi

redaksi

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sleman | Jejakkasusindonesianews.com Aktivitas vulkanik Gunung Merapi kembali meningkat pada Sabtu (22/11/2025) dini hari. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat sembilan kali guguran lava dengan jarak luncur maksimal 2.000 meter ke arah barat daya, tepatnya menuju Kali Bebeng dan Krasak dalam periode pengamatan pukul 00.00–06.00 WIB.

Kepala BPPTKG, Agus Budi Santoso, menegaskan bahwa kondisi ini menunjukkan potensi bahaya yang masih tinggi, terutama berupa guguran lava dan potensi awan panas.

“Potensi bahaya saat ini meliputi sektor selatan–barat daya: Sungai Boyong sejauh 5 km serta Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng hingga 7 km,” tegasnya dalam keterangan resmi.

Kegempaan Intens, Suplai Magma Masih Aktif

Selain guguran lava, aktivitas kegempaan tercatat meningkat signifikan. BPPTKG merekam:

  • 26 gempa guguran (amplitudo 2–20 mm, durasi hingga 199 detik)
  • 11 gempa hybrid (amplitudo 3–27 mm)

Gempa hybrid ini mengindikasikan suplai magma masih aktif, sehingga potensi terjadi guguran awan panas tetap perlu diwaspadai.

BPPTKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, serta mematuhi rekomendasi jarak bahaya yang telah ditetapkan.

(Sugiarto)

Berita Terkait

Ledakan Mercon di Pituruh Hancurkan Rumah, 5 Warga Luka Bakar,Polisi Turun Tangan
Diduga Korsleting Mesin, Mobil Warga Semarang Ludes Terbakar di Tengah Tol
Brutal! Lawan Polisi dan Rampas Barang Bukti Saat Razia, 4 Pemuda Kudus Terancam 15 Tahun Penjara
Petasan Maut Meledak Jelang Takbiran di Semarang: Bocah 9 Tahun Tewas, Rumah Hancur
Si Jago Merah Ngamuk di Tengaran, Usaha Oven Kayu Terbakar” Kerugian Tembus Rp50 Juta
Lagi! Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Sungai, DP3KB Semarang Serukan Gerakan Empati Massal
Sadis! Bayi Perempuan Dibuang di Sungai Senjoyo, Warga Boto Bancak Dibuat Geger
Tragis! Bayi Prematur Dibuang Dalam Kaleng Bekas Roti di Sungai Leyangan, Polisi Buru Pelaku

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 15:38

Ledakan Mercon di Pituruh Hancurkan Rumah, 5 Warga Luka Bakar,Polisi Turun Tangan

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:31

Brutal! Lawan Polisi dan Rampas Barang Bukti Saat Razia, 4 Pemuda Kudus Terancam 15 Tahun Penjara

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:43

Petasan Maut Meledak Jelang Takbiran di Semarang: Bocah 9 Tahun Tewas, Rumah Hancur

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:04

Si Jago Merah Ngamuk di Tengaran, Usaha Oven Kayu Terbakar” Kerugian Tembus Rp50 Juta

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:12

Lagi! Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Sungai, DP3KB Semarang Serukan Gerakan Empati Massal

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:55

Sadis! Bayi Perempuan Dibuang di Sungai Senjoyo, Warga Boto Bancak Dibuat Geger

Senin, 16 Maret 2026 - 16:14

Tragis! Bayi Prematur Dibuang Dalam Kaleng Bekas Roti di Sungai Leyangan, Polisi Buru Pelaku

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:57

Konsleting Motor Picu Kebakaran, Rumah Triningsih di Kaliwungu dan Dua Motor Ludes Dilalap Api

Berita Terbaru

error: Content is protected !!