Kombes Pol Edy Sumardi : Workshop RTA SMP Obvitnas PT. MRT, Wujud Tanggung jawab Pengelola Obvitnas*

Selasa, 24 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA ||Jejakkasusindonesianews.com, Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri gelar Workshop Risk Threat Assessment (RTA) sistem manajemen pengamanan (SMP) Obvitnas di PT. MRT Jakarta.

Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat Gedung Sarana Lantai 3 Depo MRT Lebak Bulus Jakarta. Selasa, 24 Juni 2025.

Workshop RTA ini dipimpin oleh Kombes Pol Edy Sumardi.P, S.I.K., M.H. selaku Ketua Tim serta didampingi oleh Kompol Winne Widiana, S.H selaku Sekertaris, serta Angelo M. Turang, S.E., M.SI. dan Drs. Rahardy selaku anggota/Auditor SMP Tenaga Profesional.

Turut hadir dalam workshop ini ialah Indri Arifia Awalu Sobar selaku Security Section Head, Sayid Adnan selaku Enterprise Risk Management and Assurance, Niza Ananda Nurlita selaku Human Capital Division, Farhan Rizky selaku Corporate Secretary Division dan Staf Manajemen MRT.

Dari pantauan, Tim Workshop Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri memberikan beberapa materi, yakni materi tentang sosialisasi Perpol No. 7 Tahun 2019, materi Elemen I s.d V Sistem Manajemen Pengamanan serta materi Pembahasan Risk Threat Assessment (RTA) atau ARP (Analisa Resiko Pengamanan).

Saat ditemui, Kombes Pol Edy Sumardi selaku Ketua Tim mengatakan maksud kegiatan Worksop RTA di PT MRT untuk memberikan pembekalan kepada pekerja/karyawan tentang implementasi Sistem Manajemen Pengamanan berdasarkan Perpol No.7 Tahun 2019, Security Risk Assessment (SRA) dan Pembahasan tindak lanjut Temuan Wasdal I SMP di PT. MRT dalam rangka mempersiapkan Wasdal II SMP.

“Tujuan Workshop ini adalah agar seluruh pekerja/karyawan yg mengikuti Workshop memahami tentang SMP dan dapat membuat tabel risiko keamanan serta dapat menindaklanjuti temuan Wasdal I sehingga lebih siap lagi menghadapi Wasdal II Tahun 2025 di PT MRT,” kata Edy Sumardi.

Lebih lanjut, Edy Sumardi menjelaskan bahwa Risk Assesment adalah suatu proses kegiatan untuk mengidentifikasi, menganalisa dan mengevaluasi potensi risiko yang dapat berdampak negatif pada suatu organisasi, proyek atau aktivitas.

“Dan tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman sejauh mana Risiko tersebut dapat terjadi dan dampaknya, sehingga dapat diambil langkah-langkah mitigasi yang tepat,” jelasnya.

“Sedangkan threat assessment adalah bagian dari penilaian risiko yang berfocus pada identifikasi dan evaluasi ancaman yang mungkin timbul, baik dari sumber internal maupun eksternal,” lanjutnya.

Terakhir, Edy Sumardi berharap melalui workshop ini dapat memberikan pemahaman bagi PT. MRT Jakarta dalam melakukan manajemen pengamanan.

“Melalui kegiatan ini diharapkan PT. MRT Jakarta dapat melakukan penilaian risiko dan penilaian ancaman sehingga dapat mengambil tindakan proaktif untuk melindungi diri dari potensi kerugian dan memastikan kelangsungan operasional,” tutupnya.

Untuk diketahui, bahwa penilaian risiko (Risk assesement) ini melibatkan beberapa langkah yakni Identifikasi Risiko, Analisis Resiko, Evaluasi Risiko, Mitigasi Risiko serta Pemantauan dan Tinjauan.

Sedangkan Threat Assessment merupakan penilaian ancaman, yang berfocus pada Identifikasi Ancaman, Analisis Ancaman dan Penilaian Kerentanan.

(Khanza)

Loading

Berita Terkait

Diguyur Hujan, Ade Papa Rihi Tetap Pimpin Langsung Urai Macet di Exit Tol Salatiga
Puncak Arus Balik Memuncak, Polres Semarang Terapkan One Way Lokal dari Salatiga ke Banyumanik
One Way Nasional Diberlakukan, Listyo Sigit Prabowo Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan Kapolri Flag Off One Way 
Polisi Jaga Tas Pemudik yang Tertinggal di Rest Area Pemalang, Rasa Aman Pun Kembali
Rest Area 456 B Diserbu Pemudik, Polres Semarang dan Dit Lantas Terapkan One Way Lokal Demi Urai Macet
Arus Balik Meledak! Polres Semarang Putar Otak, Lalin Direkayasa dan Rest Area Dibatasi
Ketika Nyawa Dipertaruhkan, 110 Jadi Penyelamat: Polisi Kawal Pasien Hingga Selamat
Wisata Membludak di Hari Kedua Lebaran, Polres Semarang Siagakan Tim Urai Lalu Lintas
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 24 Maret 2026 - 21:54

Diguyur Hujan, Ade Papa Rihi Tetap Pimpin Langsung Urai Macet di Exit Tol Salatiga

Selasa, 24 Maret 2026 - 19:48

Puncak Arus Balik Memuncak, Polres Semarang Terapkan One Way Lokal dari Salatiga ke Banyumanik

Selasa, 24 Maret 2026 - 16:57

One Way Nasional Diberlakukan, Listyo Sigit Prabowo Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan Kapolri Flag Off One Way 

Selasa, 24 Maret 2026 - 11:58

Rest Area 456 B Diserbu Pemudik, Polres Semarang dan Dit Lantas Terapkan One Way Lokal Demi Urai Macet

Senin, 23 Maret 2026 - 20:41

Arus Balik Meledak! Polres Semarang Putar Otak, Lalin Direkayasa dan Rest Area Dibatasi

Minggu, 22 Maret 2026 - 21:14

Ketika Nyawa Dipertaruhkan, 110 Jadi Penyelamat: Polisi Kawal Pasien Hingga Selamat

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:05

Wisata Membludak di Hari Kedua Lebaran, Polres Semarang Siagakan Tim Urai Lalu Lintas

Minggu, 22 Maret 2026 - 16:20

Arus Lalin Hari Kedua Lebaran Meningkat, Jalur Arteri dan Tol Semarang, Bawen Padat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!