Ketua Umum GAWARIS Kecam Keras Penganiayaan Wartawan di Majalengka

Jumat, 20 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta||Jejakkasusindonesianews.com, Ketua Umum Gabungan Wartawan Indonesia Satu (GAWARIS), Asep Suherman, S.H., mengecam keras tindakan kekerasan dan penganiayaan terhadap seorang wartawan yang terjadi di wilayah hukum Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

 

Kapolres Majalengka, AKBP Willy Andrian, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kanit Reskrim Polsek Sumberjaya, Endin, membenarkan bahwa kasus ini tengah ditangani. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, dan mengumpulkan hasil visum. Laporan penganiayaan tersebut tercatat dalam LP/B/05/VI/2025/SPKT/POLSEK SUMBERJAYA/MAJALENGKA/POLDA JAWA BARAT.

Menurut informasi, insiden bermula saat seorang warga bernama Liman, yang didampingi RT dan RW, mencari telepon genggam yang diduga hilang di sekitar lokasi kejadian. Berdasarkan pelacakan GPS, ponsel tersebut terdeteksi tidak jauh dari lokasi Liman terjatuh saat mengendarai sepeda motor.

 

Namun, pada Jumat malam, 13 Juni 2025 sekitar pukul 23.00 WIB, Liman yang tengah menghadiri acara keluarga di sekitar lokasi, tiba-tiba dijemput paksa oleh sekelompok pemuda. Tanpa penjelasan atau mediasi, Liman langsung dianiaya secara brutal di halaman rumah salah seorang warga. Ia mengaku diserang lebih dari 10 orang dan mengalami luka di bagian kepala.

 

Menanggapi kejadian itu, Asep Suherman,yang akrab disapa “Komandan” dan juga purnawirawan TNI AD menyampaikan keprihatinan mendalam serta mengecam keras tindakan biadab tersebut.

 

“Kami mengutuk keras tindakan kekerasan ini. Ini bukan hanya serangan terhadap individu, tetapi juga bentuk nyata pelecehan terhadap kebebasan pers dan kemanusiaan,” tegas Asep dalam pernyataan resminya dari Kantor DPP GAWARIS di Jakarta.

 

Asep menegaskan bahwa GAWARIS akan mengawal penuh proses hukum hingga seluruh pelaku diadili secara adil dan transparan.

 

“Kami mendesak pihak kepolisian, khususnya Polsek Sumberjaya, untuk bertindak cepat dan tanpa pandang bulu. Negara ini berdiri atas hukum, bukan premanisme,” lanjutnya.

 

Menurut Asep, kasus ini telah menjadi perhatian serius kalangan jurnalis dari berbagai organisasi di seluruh Indonesia. GAWARIS bersama komunitas pers lainnya menyerukan penghentian praktik main hakim sendiri, terlebih jika ada dugaan campur tangan pihak-pihak tertentu.

 

“Kami mendukung penuh aparat penegak hukum untuk menindak tegas para pelaku dan menutup ruang bagi tindakan premanisme yang meresahkan dan mengancam kebebasan pers,” tandasnya.

 

Publik pun berharap agar para pelaku segera ditangkap dan diadili secara terbuka, demi tegaknya keadilan dan perlindungan bagi insan pers di Indonesia.

(Red)

 

 

Loading

Berita Terkait

Brutal! Lawan Polisi dan Rampas Barang Bukti Saat Razia, 4 Pemuda Kudus Terancam 15 Tahun Penjara
Petasan Maut Meledak Jelang Takbiran di Semarang: Bocah 9 Tahun Tewas, Rumah Hancur
Si Jago Merah Ngamuk di Tengaran, Usaha Oven Kayu Terbakar” Kerugian Tembus Rp50 Juta
Lagi! Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Sungai, DP3KB Semarang Serukan Gerakan Empati Massal
Sadis! Bayi Perempuan Dibuang di Sungai Senjoyo, Warga Boto Bancak Dibuat Geger
Tragis! Bayi Prematur Dibuang Dalam Kaleng Bekas Roti di Sungai Leyangan, Polisi Buru Pelaku
Konsleting Motor Picu Kebakaran, Rumah Triningsih di Kaliwungu dan Dua Motor Ludes Dilalap Api
Tukang Tebas Tewas di Atas Pohon Kelapa Saat Cari Janur, Warga Brangkongan Geger Laporan
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:31

Brutal! Lawan Polisi dan Rampas Barang Bukti Saat Razia, 4 Pemuda Kudus Terancam 15 Tahun Penjara

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:43

Petasan Maut Meledak Jelang Takbiran di Semarang: Bocah 9 Tahun Tewas, Rumah Hancur

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:04

Si Jago Merah Ngamuk di Tengaran, Usaha Oven Kayu Terbakar” Kerugian Tembus Rp50 Juta

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:12

Lagi! Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Sungai, DP3KB Semarang Serukan Gerakan Empati Massal

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:55

Sadis! Bayi Perempuan Dibuang di Sungai Senjoyo, Warga Boto Bancak Dibuat Geger

Senin, 16 Maret 2026 - 16:14

Tragis! Bayi Prematur Dibuang Dalam Kaleng Bekas Roti di Sungai Leyangan, Polisi Buru Pelaku

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:57

Konsleting Motor Picu Kebakaran, Rumah Triningsih di Kaliwungu dan Dua Motor Ludes Dilalap Api

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:46

Tukang Tebas Tewas di Atas Pohon Kelapa Saat Cari Janur, Warga Brangkongan Geger Laporan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!