Kasat Reskrim Polrestabes Semarang Klarifikasi Insiden Tarik-Menarik di Depan PN Semarang

Kamis, 3 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang||Jejakkasusindonesianews.com- Kepala Reserse (Kasat Reskrim) Polrestabes Semarang, AKBP Andhika Darma Sena, memberikan klarifikasi terkait insiden tarik-menarik yang terjadi di depan Pengadilan Negeri (PN) Semarang pada Selasa, 2 Juli 2025, dan sempat viral di media sosial.

AKBP Andhika menegaskan bahwa tidak ada keterlibatan anggota kepolisian Polrestabes Semarang dalam peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa insiden itu melibatkan seorang pengacara bernama Gama beserta staf kuasa hukum lainnya yang tengah menangani perkara hukum terkait kasus Aipda Robig.

“Kami pastikan tidak ada personel Polrestabes Semarang yang terlibat. Peristiwa tersebut murni terjadi antara pengacara dan rekan-rekannya dalam konteks perkara hukum yang sedang berjalan,” ujarnya.

Klarifikasi ini, lanjut Andhika, disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab institusi dalam merespons isu yang berkembang di ruang publik. Ia menekankan pentingnya informasi yang akurat agar masyarakat tidak terjebak dalam kesimpangsiuran atau hoaks yang dapat merugikan berbagai pihak.

“Kami mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar, khususnya di media sosial. Polrestabes Semarang tetap berkomitmen menjalankan tugas secara profesional dan transparan,” tegasnya.

Pihak Polrestabes juga memastikan akan terus mengawal jalannya proses hukum secara objektif serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dalam situasi yang menyita perhatian publik.

Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat memperoleh pemahaman yang utuh dan tidak terprovokasi oleh narasi yang tidak sesuai fakta.

[Angger S-Red]

 

 

Loading

Berita Terkait

Brutal! Lawan Polisi dan Rampas Barang Bukti Saat Razia, 4 Pemuda Kudus Terancam 15 Tahun Penjara
Petasan Maut Meledak Jelang Takbiran di Semarang: Bocah 9 Tahun Tewas, Rumah Hancur
Si Jago Merah Ngamuk di Tengaran, Usaha Oven Kayu Terbakar” Kerugian Tembus Rp50 Juta
Lagi! Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Sungai, DP3KB Semarang Serukan Gerakan Empati Massal
Sadis! Bayi Perempuan Dibuang di Sungai Senjoyo, Warga Boto Bancak Dibuat Geger
Tragis! Bayi Prematur Dibuang Dalam Kaleng Bekas Roti di Sungai Leyangan, Polisi Buru Pelaku
Konsleting Motor Picu Kebakaran, Rumah Triningsih di Kaliwungu dan Dua Motor Ludes Dilalap Api
Tukang Tebas Tewas di Atas Pohon Kelapa Saat Cari Janur, Warga Brangkongan Geger Laporan

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:31

Brutal! Lawan Polisi dan Rampas Barang Bukti Saat Razia, 4 Pemuda Kudus Terancam 15 Tahun Penjara

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:43

Petasan Maut Meledak Jelang Takbiran di Semarang: Bocah 9 Tahun Tewas, Rumah Hancur

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:04

Si Jago Merah Ngamuk di Tengaran, Usaha Oven Kayu Terbakar” Kerugian Tembus Rp50 Juta

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:12

Lagi! Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Sungai, DP3KB Semarang Serukan Gerakan Empati Massal

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:55

Sadis! Bayi Perempuan Dibuang di Sungai Senjoyo, Warga Boto Bancak Dibuat Geger

Senin, 16 Maret 2026 - 16:14

Tragis! Bayi Prematur Dibuang Dalam Kaleng Bekas Roti di Sungai Leyangan, Polisi Buru Pelaku

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:57

Konsleting Motor Picu Kebakaran, Rumah Triningsih di Kaliwungu dan Dua Motor Ludes Dilalap Api

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:46

Tukang Tebas Tewas di Atas Pohon Kelapa Saat Cari Janur, Warga Brangkongan Geger Laporan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!